Pemilu 2019

Cegah Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Maros Datangi 523 Masjid dan 1 Gereja

Untuk memaksimalkan pencegahan pelanggaran, Bawaslu instruksikan pengawas kecamatan, kelurahan dan desa untuk bersosialisasi di tempat ibadah

Cegah Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Maros Datangi 523 Masjid dan 1 Gereja
Bawaslu Maros
Petugas Bawaslu Maros bersosialisasi pelanggaran Pemilu di kecamatan. 

TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - Bawaslu Maros, gencar melakukan sosialisasi dan pencegahan potensi pelanggaran Pemilu 2019. Sosialisasi dilakukan jelang pemungutan suara.

Untuk memaksimalkan pencegahan pelanggaran, Bawaslu instruksikan pengawas kecamatan, kelurahan dan desa untuk bersosialisasi di tempat ibadah dan pasar, Minggu (17/2/2019).

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan, saat bersosialisasi, petugas kecamatan menyampaikan empat hal yang dianggap berpotensi menciptakan pelanggaran.

Baca: HUT ke-15, KSR PMI Maros Diharap Lakukan Ini

Baca: Malam Ini, Sanggar Batara Maru Maros Pentaskan Karya Tari

Baca: Mencuri di Bantimurung Maros, Wanita Bertato di Dada Ini Ternyata Residivis

Empat potensi pelanggaran yakni politik uang, politisasi Suku, Agama Ras, dan Antar Golongan (SARA). Ketiga, larangan keterlibatan pihak ASN, TNI, Polri, Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD serta pihak lainya.

"Kemudian hal yang keempat disosialisasikan, yakni larangan menyebarkan berita bohong atau hoaks. Hal itu diatur dalam Undang-undang, momor 19 tahun 2016 tentang ITE," kata Firman.

Empat hal tersebut, dianggap sangat penting disosialisasikan. Selain bisa menghilangkan keadilan Pemilu, hal tersebut juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketentraman.

Sufirman mengatakan, Panwascam akan membacakan imbauan tersebut ke 523 masjid yang ada di 14 kecamatan Maros. Sosialisasi di 27 pasar dan satu gereja.

"Sosialisasi pencegehan pelanggaran akan terus akan dilakukan ke semua tempat-tempat ibadah dan pasar yang ada di 14 kecamatan," katanya.

Bawaslu Maros meminta partisipasi warga untuk terlibat dalam melakukan pengawasan dan pencegahan pelanggaran Pemilu.

"Kami harap, jika ada menemukan dugaan pelanggaran Pemilu, segera laporkan ke pengawas. Kami segera menindaklanjuti laporan. Identitas pelapor akan dirahasiakan," katanya.

 Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar.

  Baca: RESMI di Indonesia, Samsung Galaxy M20 Dijual Seharga Rp 2 Jutaan, Apa Kabar Xiaomi Redmi Note 7?

Baca: Login ssp3k.bkn.go.id Daftar Online PPPK Tahap 1 Terakhir Hari Ini, Syarat Terbaru, Alur & Dokumen

(*)

Penulis: Ansar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved