Kepala BNN Sulsel Kecewa Bandar Narkoba Asal Pinrang Divonis Bebas

Syamsul alias Kijang diketahui merupakan satu dari sekian banda besar yang menjadi incaran polisi dalam kurung waktu beberapa tahun terakhir.

Kepala BNN Sulsel Kecewa Bandar Narkoba Asal Pinrang Divonis Bebas
muslimin emba/tribuntimur.com
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel, Brigjen Pol Idris Kadir, ditemui Rabu (13/2/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel, Brigjen Pol Idris Kadir mengaku kecewa atas vonis bebas bandar narkoba asal Pinrang, Syamsul Rizal alias Kijang (32).

Terdakwa Syamsul Rizal alias Kijang divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Makassar, pada 8 Januari 2019 lalu.

Baca: VIDEO: KPU Pangkep Sudah Terima Formulir Pemilihan Presiden dan DPD RI

Baca: Bacakan Pledoi, Istri Bos Abu Tours Menangis Tersedu-sedu dan Minta Maaf ke Jamaah

"Yang jelas sebagai penyidik sebagai pelaksana, pasti kecewa. Tetapi kita tidak mencapuri urusan peradilan, beliau (hakim) yang menilai dan tentunya teman kita kejasaan tentunya akan melakukan perlawanan hukum," kata Idris Kadir ditemui usai pemusnahan barang bukti narkoba senilai Rp 18 milliar, Rabu (13/2/2019).

Atas vonis bebas bandar dengan barang bukti 3,5 kilogram itu, keseriusan dalam penanganan tindak pidana narkotika pun menimbulkan tanya.

Baca: KPU Pangkep Sudah Terima Formulir Pemilihan Presiden dan DPD

Idris Kadir dan jajarannya yang dalam kurung waktu tiga bulan terakhir (November 2018-Januari 2019) berhasil membekuk sembilan tersangka dengan total barang bukti 10.610 gram atau 10,6 Kilogram dan 3000 ekstasi pun tidak dapat berkomentar banyak.

"Ya... bagaimana menafsirkanlah. Yang jelas kita dengan jaksa sudah melakukan ini (penangan kasus) bahkan tuntutannya enam tahu, tapi hakim mungkin ada penilaian lain, kita tidak tahu, itu urusan peradilan," ujar Idris Kadir.

Baca: Waspada! Ini 3 Bahaya Jika Anda Kecanduan Nonton Film Porno! Gangguan Kesehatan Tubuh dan Jiwa

Syamsul alias Kijang diketahui merupakan satu dari sekian banda besar yang menjadi incaran polisi dalam kurung waktu beberapa tahun terakhir.

Ia (Kijang) juga diketahui merupakan bandar besar jaringan Ruslan Hasan alias Cullang yang tewas tertembak di Pasangkayu, Sulbar 2017 lalu.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muslimin Embah.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved