Korban Banjir Maros Butuh Bantuan Makanan, Stok Dapur Umum Mulai Habis

Pengungsi di Masjid Al Markaz, Masjid Agung dan tempat pengungsian lainnya, masih membutuhkan bantuan makanan, Kamis (24/1/2019).

Korban Banjir Maros Butuh Bantuan Makanan, Stok Dapur Umum Mulai Habis
Ansar
Petugas Dapur Darurat milik PMI standby di Masjid Al Markaz Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Pengungsi di Masjid Al Markaz, Masjid Agung dan tempat pengungsian lainnya, masih membutuhkan bantuan makanan, Kamis (24/1/2019).

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Maros, Suryadi Ningrat, mengatakan, kebutuhan yang sangat dibutuhkan untuk dapur umum berupa beras, telur, mi instan, bumbu, air mineral dan beberapa bahan lainnya.

Penyaluran makanan korban banjir belum maksimal.

Penyaluran makanan dilakukan berdasarkan permintaan warga.

PMI belum memiliki data jumlah pengungsi dan lokasinya.

"Kami hanya menyalurkan bahan makanan jika ada respon warga. Saat ini masih sangat banyak permintaan makanan," katanya.

Untuk sementara, puluhan relawan PMI masih standby di dapur umum untuk memasak. Sementara, belasan juga menyalurkan bawa.

"Untuk relawan khusus dari PMI ada 25 orang. Ada juga dari PMI Parepare, Sekolah Inspirasi Makassar dan PPNI," katanya.

Bantuan makanan yang telah diterima PMI berasal dari BPBD, Tagana, Sekolah Inspirasi Makassar, PPNI dan pihak swasta.

Penulis: Ansar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved