Bukan karena 'Jual Diri', ini Alasan Yayasan Puteri Indonesia Pecat Fatya Ginanjarsari

Yayasan Puteri Indonesia (YPI) telah memecat Fatya Ginanjarsari, finalis Kalimantan Utara 2017 tahun lalu.

Bukan karena 'Jual Diri', ini Alasan Yayasan Puteri Indonesia Pecat Fatya Ginanjarsari
instagram
Fatya Ginajarsari 

Bukan karena 'Jual Diri', ini Alasan Yayasan Puteri (YPI) Indonesia Pecat Fatya Ginanjarsari

TRIBUN-TIMUR.COM - YAYASAN Puteri Indonesia (YPI) akhirnya buka suara mengenai pernyataan Kepolisian Daerah Jawa Timur bahwa dua finalis kontes kecantikan itu diduga terlibat dalam pelacuran daring (prostitusi online).

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Jumat (11/1/2019), mengungkapkan, dua finalis Puteri Indonesia terlibat dalam 45 artis dan 100-an model yang dikendalikan germo ES dan TN.

Luki mengatakan, mereka adalah finalis Puteri Indonesia pada 2016 dan 2017. 

Mega Angkasa, Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia, mengunggah pernyataan resmi di akun Instagramnya, Sabtu (12/1/2019).

Dia menulis, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) telah memecat Fatya Ginanjarsari, finalis Kalimantan Utara 2017 tahun lalu.

Alasannnya bukan karena yang bersangkutan ketahuan terlibat prostitusi melainkan karena melanggar kontrak finalis Puteri Indonesia, yaitu mengikuti ajang internasional tanpa izin YPI. 

Yayasan Puteri Indonesia Akhirnya Buka Suara Tanggapi Polda Jatim soal Prostitusi Online
 
instagram/angkasamega. Tangkapan layar keterangan resmi Yayasan Puteri Indonesia yang diunggah di akun media sosial Mega Angkasa, Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia, Sabtu (12/1/2019). () 
 

Sementara itu, finalis Jambi 2016, Maulia Lestari, disebut mulai hari ini bukan lagi bagian dari keluarga besar YPI.

Kontraknya telah berakhir sejak Maret 2018.

Keduanya tidak diizinkan menggunakan atribut finalis Puteri Indonesia untuk kepentingan apa pun, tulis Mega.

"Atas hal-hal yang merugikan nama baik YPI, pihak YPI berhak untuk melakukan tindakan hukum terkait dengan pencemaran nama baik YPI," tulis dia.

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved