Pemuda Pancasila Turut Investigasi Tumpahan Minyak di Laut Parepare

Dia mengatakan, pihaknya pun menyemprotkan oil dipersant ramah lingkungan untuk mengurai rembesan solar di perairan.

Pemuda Pancasila Turut Investigasi Tumpahan Minyak di Laut Parepare
TRIBUN TIMUR/MULYADI
Tumpahan minyak solar hebohkan warga di sepanjang tanggul Cempae, Kecamatan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Kamis (10/1/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE- Tumpahan minyak berupa solar di Laut Parepare sepanjang perairan Cempae masih terus mendapat perhatian salah satunya dari Pemuda Pancasila (PP).

Ketua MPC Pemuda Pancasila Parepare, Fadly Agus Mante mengatakan, pihaknya meminta Pertamina terbuka mengenai masalah tumpahan minyak yang berdampak pada biota laut tersebut.

Baca: Pertamina: Tumpahan Minyak di Laut Parepare Tak Lebih 800 Liter

Baca: Pemkot Parepare Mulai Hitung Kerugian dampak Tumpahan Minyak

Baca: Pasca Tumpahan Minyak, DLH Uji Kadar Minyak di Laut Parepare

"Rencananya Pemuda Pancasila akan melakukan investigasi yang wilayah yang berdampak, kami telah mengambil sampel air yang ada disekitar wilayah tumpahan minyak,"terang mantan legislator Parepare, Sabtu (12/1/2019).

Fadly menjelaskan, Sesuai Undang Undang 32 tahun 2009 Tentang Pengendalian dan Pengawasan Lingkungan Hidup, Petunjuk Petunjuk tehnis Nomor 19 tahun 1999. Pertamina harus mengganti rugi wilayah terdampak rembesan minyak sesuai dengan Pasal 9 peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 1999.

Baca: Lirik Lagu Syukron Lillah oleh Nissa Sabyan Gambus, Yuk Nyanyi Sekarang

Baca: Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar Sosialisasi di Mamuju, Kunjungi 5 Sekolah

Baca: Fakta Sebenarnya Video Pengantin Nangis Minta Pulang, Ternyata Ada Kisah Sedih di Baliknya

Sebelumnya, Pihak Pertamina menurunkan Tim Tanggap Darurat untuk menetralisir tumpahan minyak yang disinyalir kuat dari bahan bakar Kapal Tangke MT Golden Pearl XIV yang disewa Pertamina mengangkut BBM.

Unit Manager Communication dan CSR MOR VII Pertamina, Roby Hervindo mengatakan, timnya masih terus memasang oil boom untuk melokalisir rembesan solar,"jelasnya.

Dia mengatakan, pihaknya pun menyemprotkan oil dipersant ramah lingkungan untuk mengurai rembesan solar di perairan.

"Tim Tanggap Darurat Pertamina bersama kepolisian dan Angkatan Laut (AL) dan KSOP masih terus melakukan penanggulangan. Tim Tanggap Darurat terus lakukan pembersihan hingga benar-benar tuntas"tambahnya.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Mulyadi
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved