Ruas Jalan di Bantimurung Retak, Pengendara Mengeluh

"Saya melintas di Pakalu, ternyata ada keretakan jalan di tengah aspal. Saya hampir kecelakaan karena ban motor masuk dan terjepit," katanya.

Ruas Jalan di Bantimurung Retak, Pengendara Mengeluh
ansar/tribunmaros.com
Ruas Jalan di Bantimurung Retak, Pengendara Mengeluh 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Ruas jalan poros Maros-Bone, Lingkungan Pakalu, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung, mengancam keselamatan pengendara, khususnya motor.

Pasalnya, ruas jalan tersebut retak dab pecah sekira lima meter. Aspal terbelah pas di tengah jalan. Jika pengendara kurang hati-hati, berporensi kecelakaan.

Seorang pengendara, Hamzan mengatakan, Kamis (10/1/2019) selain retak, bagian jalan juga sudah miring. Hal itu membuat kendaraan akan oleng jika tidak menghindari kerusakan.

Baca: Blak-blakan Mucikari Prostitusi Online Artis, Cuma Dapat Fee 10 % Kok Vanessa Angel Bebas

Baca: Ibu Wakil Ketua II DPRD Luwu Utara Tutup Usia

Baca: Satgas Yonif 725/Woroagi Beri Layanan Kesehatan Gratis di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

"Saya melintas di Pakalu, ternyata ada keretakan jalan di tengah aspal. Saya hampir kecelakaan karena ban motor masuk dan terjepit di retakan," katanya.

Untungnya, Hamzan masih mampu mengendalikan motornya yang sempat oleng ke arah saluran air irigasi. Namun rekan Hamzan, Arwin yang berada di belakang, kecelakaan.

Kondisi motor Arwin rusak pada bagian depan akibat tergores di aspal. Sementara, lengan dan lutut Arwin terluka dan berdarah.

"Saya menuju ke arah Bone. Saya kira jalan masih mulus, ternyata ada yang retak. Ban motor sempat masuk ke kerusakan jalan, tapi untungnya masih bisa diimbangi. Tapi teman saya yang di belakang jatuh," katanya.

Baca: Isu Mutasi Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Luwu Utara Mulai Ramai Dibicarakan

Baca: Penjelasan Pertamina Terkait Tumpahan Solar di Laut Parepare

Hamzan mengaku dirugikan adanya pembiaran kerusakan jalan. Dia berharap, kerusakan di jalan milik Pemprov Sulsel tersebut segera diperbaiki sebelum korban bertambah.

Selain warga, warga sekitar juga merasa resah. Kerusakan jalan membuat warga tidak bisa beristrahat dengan tenang saat malam hari.

Alasanya, sejumlah kendaraan yang melintas dan terjebak di lubang, akan menimbulkan suara gesekan besi yang keras dan membaut kaget.

"Jika pengendara tidak berhati- hati, keselamatannya terancam. Semoga segera ada tindakan perbaikan. Kasihan pengendara yang baru melintas, bisa kecelakaan," katanya.(*)

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved