Acara Resepsi Pernikahan Putra Bungsu Gubernur Nurdin Abdullah, Jokowi Tamu, JK Akan Jadi Saksi

Resepsi akan berlangsung pada 12 Januari 2019 mendatang. Acara ini digelar oleh pihak perempuan atau calon mantu NA.

Acara Resepsi Pernikahan Putra Bungsu Gubernur Nurdin Abdullah, Jokowi Tamu, JK Akan Jadi Saksi
tribun timur/saldi irawan
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis (3 /1/2019). 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla dipastikan hadir di resepsi nikahan anak bungsu Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, Fathul Fauzi Nurdin di Jakarta.

Kedua pasangan pemenang Pilpres tahun 2014 silam itu, akan hadir sebagai tamu istimewa, dan saksi nikah.

Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis (3 /1/2019), mengatakan bahwa keduanya akan hadir.

Baca: Dugaan Perselingkuhan Berakhir Pembongkaran Rumah di Jeneponto, Begini Cerita Sebenarnya

Baca: 166 CPNS Maros Diimbau Segera Lengkapi Berkas, Paling Lambat Tanggal 23 Januari 2019

"Insya Allah Pak Jokowi sudah nyatakan hadir, begitu pun dengan Pak JK," kata Nurdin.

Ia menyebutkan Presiden Jokowi diundang sebagai tamu istimewa, sedangkan Jusuf Kalla sebagai saksi nikah Fathul Fauzi.

Keduanya akan hadir di acara akad nikah sekaligus resepsi perkawinan antara Fathul Fauzi dan Gunya Putri di Hotel Bidakara, Jakarta.

Resepsi akan berlangsung pada 12 Januari 2019 mendatang. Acara ini digelar oleh pihak perempuan atau calon mantu NA.

Namun perlu diketahui, bahwa sebelum resepsi ini, pihak laki-laki, atau Fathul Fauzi akan melaksanakan acara adat di Makassar.

Baca: Link Live Streaming Manchester City vs Liverpool: Head to Head dan Prediksi Susunan Pemain

Baca: Partai Nasdem Kota Makassar Siapkan Anggaran Rp 5 M di Pileg 2019

Acara adat akan digelar mulai 7 sampai 9 Januari 2019 di Rujab Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Makasssar.

Sebelumnya, keluarga Nurdin, Taufik Fachruddin mengatakan bahwa acara adat ini adalah tradisi dari keluarga besar Nurdin Abdullah.

Acara adat itu tak lain, yakni Ma'gentung dan Mappaccing. Adat ini kerap diadakan oleh masyarakat keturunan Bugis-Makassar di setiap hajatan pernikahan.

Menurut Taufik, gubernur Sulsel tidak akan mengadakan resepsi secara besar-besaran. Adapun yang merayakan resepsi hanya pihak Gunya Putri.

Untuk resepsi nikahan di Jakarta sendiri kata Taufik itu akan dihadiri sebanyak 1000 undangan, dari 1000 itu sebanyak 600 orang jatah undangan untuk keluarga Nurdin dan 400 untuk keluarga Gunya. (*)

Penulis: Saldy
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved