Proyek Kereta Api dan SPAM Regional Mamminasata Masuk Pengawasan Kejati, Ada Apa?

Serta Bendungan Pamukkulu jumlah anggaran Rp. 229.813.215.000 dan Irigasi Baliase jumlah anggaran Rp. 366,4 miliar

Proyek Kereta Api dan SPAM Regional Mamminasata Masuk Pengawasan Kejati, Ada Apa?
saldy/tribuntimur.com
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) melakukan peninjauan proyek Rel Kereta Api (RKA) Trans Makassar Parepare di Pekkae, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Jumat (26/10/2018). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Pengawal, Pengaman, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Sulselbar telah mendampingi proyek senilai Rp.6.128.280 599 145 selama 2018 dari 103 kegiatan.

"Untuk kegiatan TP4D Kejati Tahun 2017 sebanyak 145 Kegiatan pendampingan dengan jumlah anggaran Rp 6 773 800 864 969," kata Kepala Kejati Sulselbar, Tarmizi.

Salah satu proyek Strategis Nasional yang masuk dalam pendampingan TP4D yakni, proyek kereta Api Makassar-Parepare dengan total jumlah anggaran Rp. 1.642.585.314.000.

Baca: Bupati Pangkep Komentari Randis OPD yang Menunggak Pajak Selama Lima Tahun

Baca: Ketua Bappilu Sulsel Deng Ical Optimistis Golkar Sidrap Kembali Menangi Pemilu

Lalu proyek Makassar New Port yang menggunakan anggaran Rp.1.869.000.000.000. Proyek SPAM Regional Mamminasata jumlah anggaran Rp. 149.656.748.000,

Kemudian Bendungan Karangloe dengan jumlah anggaran Rp.375.000.000.00. Bendungan Passellorang jumlah anggaran Rp.701.475 655.000,

Serta Bendungan Pamukkulu jumlah anggaran Rp. 229.813.215.000 dan Irigasi Baliase jumlah anggaran Rp. 366.408.113.000.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Tarmizi mengatakan pengawalan dan pengamanan yang dilakukan TP4D Kejati terhadap kegiatan ini, merupakan upaya pencegahan dari penyimpangan perbuatan tindak pidana korupsi.

Sehingga proyek ini berjalan dengan masa waktu yang ditentukan. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved