Pengelola Kampung Penyu Selayar Khawatir Terjadi Abrasi

Sampah berserakan di kawasan pesisir pantai Kampung Penyu di Desa Barugaia, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar

Pengelola Kampung Penyu Selayar Khawatir Terjadi Abrasi
TRIBUN TIMUR/NURWAHIDAH
Kampung Penyu di Desa Barugaia, Kecamatan Bonto Manai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BONTOMANAI - Sampah berserakan di kawasan pesisir pantai Kampung Penyu di Desa Barugaia, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pantauan TribunSelayar.com, Minggu (2/12/2018), sampah didominasi plastik, ranting kayu dan kemasan minuman.

Pengelola Kampung Penyu, Datu mengatakan sampah mulai berserakan di bulan Desember 2018, musim barat ini diperkirakan sampai bulan April 2019.

Baca: TPA Borong Manempa Dikeluhkan Warga, DPRD Bulukumba Bakal Gelar RDP

Baca: Sekda Luwu Jadi Inspektur Upcara HUT Ke-47 Korpri di Lapangan Kantor Bupati

Baca: Bhayangkara FC vs PSM - Guru MTS di Bulukumba: Kemenangan di dua Laga Terakhir Harga Mati

"Sampah ini dibiarkan saja dulu nanti kalau sudah menumpuk baru dilakukan gotong-royog karena kita akan kewalahan juga, upaya kita akan terbuang," kata Datu.

Menurutnya, beberapa hari yang lalu kami melakukan pembersihan sampah, Namun, yang dikhawatirkan ini jika terjadi abrasi. Selama ini kami memasang pasir dikarung disebelah bangunan ini. Tapi sudah kewalahan karena tenaga kurang.

"Saya melihat adanya tingkat pergeseran pasir artinya pasir semakin berkurang jadi agak susah. Awalnya kami pernah pasang 200 karung pasir sepanjang kawasan yang dilelolah. Tapi kalau bagian di sini sekitar 50 karung," tuturnya.

Sekadar informasi, Kampung Penyu dibangun April 2013. Meski sudah empat tahunan, kampung ini cukup populer dikalangan masyarakat Selayar.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: Nurwahidah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved