Fraksi PDIP Nilai Banyak Kejanggalan Dalam APBD Sulbar 2019

Fraksi Partai PDI Perjuangan, DPRD Sulbar, menilai banyak keganjilan dalam rancangan APBD 2019.

Fraksi PDIP Nilai Banyak Kejanggalan Dalam APBD Sulbar 2019
nurhadi/tribunsulbar.com
ABM saat memberikan keteranga kepada wartawan di kantor gubernur Sulbar terkait penolakan pembangunan lahan peternakan sapi Unggul di Desa Beroangin, Polman, Kamis (29/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Fraksi Partai PDI Perjuangan, DPRD Sulbar, menilai banyak kejanggalan dalam rancangan APBD 2019.

Ketua Fraksi PDIP Rayu mengatakan, sejumlah dana yang tertuang dalam draf APBD tidak terjabarkan dengan baik.

"Saya anggap hal itu akan menjadi masalah dikemudian hari, apalagi dana yang masih glondongan tidak jelas peruntungannya,"kata Rayu, Sabtu (1/12/2018).

Baca: Pencarian Korban Longsor di Polman Dihentikan

Baca: Ikut Pemberantasan Buta Huruf Al Quran, 64 Napi Rutan Pangkep Akhirnya Pintar Mengaji

Terpisah, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar (ABM) saat dikonfirmasi mengenai hal itu, mengatakan, sejumlah dana yang masih glondongan masih melalui tahapan sebelum direalisasikan.

"Itu nanti kita alokasikan bersama dana BKK, kan BKK ada, kita ambil sedikit dana BKK untuk program rakyat, kita mau membangun desa. Kita ambil sebagian disitu misalnya ada Rp 10 milliar. Saya kira bupati tidak keberatan," kata Ali Baal.

Baca: Les Femmes Shoes Mal Ratu Indah Berikan Diskon Hingga 50 Persen

Baca: Kasus Gedung PWI, ACC Minta Polda Sulsel Selidiki Oknum Pejabat Pemprov Sulsel

Soal tudingan bahwa hal itu melanggar Permendagri no 32 tahun 2011, mantan Bupati Polman itu mengungkapkan, pembahasan rincian masih akan dibicarakan dengan sejumlah pihak.

"Nanti di tim anggaran akan dibahas selanjutnya di TAPD," tuturnya. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: Nurhadi
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved