Hari Guru Nasional, Ini Makna Seorang Guru Bagi Ketua Yayasan LSI Assalam Selayar

Ketua Yayasan LSI Assalam yang membawahi taman pendidikan Alquran Annida Selayar Aspa berharap momentum hari guru Nasional menjadi momen kebangkitan.

Hari Guru Nasional, Ini Makna Seorang Guru Bagi Ketua Yayasan LSI Assalam Selayar
Dokumentasi foto Aspa
Ketua Yayasan LSI Assalam yang membawahi taman pendidikan Alquran Annida Selayar Aspa 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Ketua Yayasan LSI Assalam yang membawahi taman pendidikan Alquran Annida Selayar, Aspa, berharap momentum Hari Guru Nasional menjadi momen kebangkitan.

"Momentum lahirnya guru-guru yang berkarakter, mampu membangun peradaban bangsa, dalam sejarah tidak ada bangsa yang hancur karena miskin, tapi banyak yang hancur, sirna karena bangsa itu mengabaikan akhlak. Guru punya peranan vital dalam membangun karakter," kata  Aspa kepada Tribunselayar.com, Senin (26/11/2018).

Baca: Peta Zona Rawan Bencana Sulteng Masih Tunggu Pengesahan Pemerintah Pusat

Baca: Usai Dibangunkan Rumah Baru, Kakek Kacong dan Anaknya Dibawa ke RSUD untuk Dirawat

Ia menambahkan bahwa peran guru amat penting, sebagai pendidik, pembimbing, sebagai pengajar, pelatih, disamping mereka banyak yang telah berprestasi, ada juga catatan kurang baik.

"Orientasi sebagai guru hendaknya tidak berubah dengan peran di atas. Kadang kita temui orientasi materi juga telah menjadi faktor dominan. Sekedar melepaskan tanggung jawab," kata Aspa.

Hendaknya guru menjadi contoh kata dia, tidak mungkin peserta didik mempraktikkan kebersihan jika guru hanya menyuruh, bukan mengajak.
Guru penjaskes banyak yang merokok.

Itu semua bagian dari pendidikan krakter. Pendidikan karakter adalah tugas semua sebagaimana tuntutan K13.

Menurutnya guru ideal itu berasal dari kata gugu dan ditiru. Digugu bermakna dapat dipercaya dan ditiru bermakna dapat dicontoh, menjadi teladan.

Baca: Peringatan Hari Guru, Ramly Bangga Menjadi Pendidik di FBS UNM

Baca: Anak di Bawah Umur Dominasi Pelanggar Lalu lintas, Polres Maros Gelar Sosialisasi di Sini?

"Jika itu dipahami mendalam, Perannya Insya Allah dapat dilaksankan sebagai pendidik, pembimbing, pelatih dan pengajar. Selain itu, zaman membutuhkan guru yang kreatif, inovatif inspiratif, dan memahami tekonologi," tuturnya.

Ingin berkenalan dengan Aspa? Silahkan follow akun medsosnya fb muhammad Aspa.

Penulis: Nurwahidah
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved