Kasat Reskrim Polres Sidrap Kecelakaan di Maros, Begini Kondisinya

Jufri Nasir kecelakaan saat melaju di jalan Poros Maros-Pangkep, kilometer 5, Lingkungan Bonto Kadatto, Kelutahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Maros.

Kasat Reskrim Polres Sidrap Kecelakaan di Maros, Begini Kondisinya
Sumber foto: Kanit Laka Polres Maros, Ipda Muh Arsyad
Honda HRV warna putih milik Jufri Nasir mengalami kerusakan parah setelah menabrak truk tronton di jalan Poros Maros-Pangkep. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Jufri Natsir mengalami kecelakaan lalu lintas di Maros. Mobil yang dikendarainya hancur setelah menabrak truk tronton, Jumat (17/11/2018).

Jufri Nasir kecelakaan saat melaju di jalan Poros Maros-Pangkep, kilometer 5, Lingkungan Bonto Kadatto, Kelutahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Maros.

Kanit Laka Polres Maros, Ipda Muh Arsyad mengatakan, mobil yang dikendarai Jufri jenis Honda HR-V DD 999 XT menabark truk tronton DD 8841 KV yang parkir di badan jalan.

"Truk tersebut dikemudikan oleh Heri Wahyudi (37), warga Paccelekang, Kecamatan Patallassang, Gowa," kata Arsyad.

Arsyad menjelaskan kronologi kecelakaan mantan Kasat Reskrim Polres Maros tersebut.

Berawal saat Jufri bersama rekannya, Karman (25) melaju dari arah Sidrap menuju ke Maros.

"Saat tiba di lokasi kejadian, Pak Jufri tidak mampu mengusai mobilnya dan menabrak belakang truk yang terparkir di sebelah kiri jalan," katanya.

Akibatnya, Jufri Jufri mengalami luka di bagian kepala akibat benturan ke stir. Sementara Karman mengalami luka pada bagian alis dan berdarah.

Kedua korban dilarikan ke Puskemas Lau, lalu dirujuk ke RS Bhanyangkara Makassar, untuk pertolongan lebih lanjut.

Truk juga mengalami kerusakan penyok besi bak sebelah kanan dan pecah rumah lampu weser sebelah kanan. Mobil HRV mengalami kerusakan, pecah kaca depan dan hancur.

"Kerugian materil terhadap kerusakan kedua kendaraan tersebut, ditaksir sekitar Rp 45 juta," katanya.

Kedua barang bukti telah dievakuasi ke Polres Maros, untuk proses penyidikan.

Penulis: Ansar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved