Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Yeni Rahman: Pergantian Ketua Fraksi PKS DPRD Makassar Sah

Yeni Rahman, menegaskan, Mudzakkir Ali Djamil (Muda) sudah diganti sebagai ketua fraksi.

Penulis: Abdul Azis | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ABDUL AZIS
Ketua Fraksi PKS Kota Makassar, Yeni Rahman, menegaskan, Mudzakkir Ali Djamil (Muda) sudah diganti sebagai ketua fraksi. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar, Yeni Rahman, menegaskan, Mudzakkir Ali Djamil (Muda) sudah diganti sebagai ketua fraksi.

"Sudah diganti. Bukan lagi kabarnya. Saat paripurna dia (Muda) tidak hadir, jadi wajar jika dia tidak mendengarkan pembacaan keputusan. Pergantianya dia sah karena sudah dibacakan dalam paripurna hari Sabtu kemarin," tegas Yeni, Selasa (13/11/2018).

Kemarin, Mudzakkir Ali Djamil mengaku ikhlas dicopot dari jabatannya. Dia pun mengaku ikhlas dan santai soal pencopotan itu.

Baca: Di Acara Apkasi, Bupati Soppeng Lobi Jokowi Buka Festival I Lagaligo

Baca: Bentuk Karakter, PCA Makassar Gelar Diksar Angkatan IV 2018

Baca: Prediksi Susunan Pemain Timnas vs Timor Leste, Live Streaming RCTI di Piala AFF 2018, Nonton di HP

"Santaiji diganti. Ikhlaskan saja. Tapi saya tidak mengerti kenapa diganti. Saya juga tidak pernah diberi informasi. Silakan tanya DPD PKS Makassar kenapa saya dicopot," kata Muda, Minggu (11/11/2018).

"Selama ini toh ketika dia mengganti Pak Irwan kita juga tidak mendapat penjelasan karena kita merasa bahwa pergantian ketua fraksi memang sering terjadi di dalam PKS itu sendiri. Ketika Pak Irwan diganti sama Pak Jek (Muda) kami juga nda pernah bertanya dasarnya seperti apa," kata Yeni terkait pernyataan Muda.

"Ada hal mungkin yang perlu disikapi dewasa. Ketika kita jadi anggota dalam sebuah organisasi, maka kita juga harus siap menjadi ketua, begitu juga sebaliknya. Artinya jabatan itu titipan. Ketika titipan sudah diambil, menurut saya itu biasa-biasa saja," tambah Yeni.

Yeni menegaskan bahwa tidak ada hubungannya Garbi melakukan deklarasi dengan pencopotan Mudzakkir Ali Djamil.

"Bukan soal keterlibatannya di Garbi. Maksudnya? Apa itu Garbi ka? Terlalu jauh seperti itu. Itu masuk rana DPD soal pergantian. Jabatan di PKS adalah jabatan amanah, ketika amanah diambil itu biasa-biasa saja. Tidak perlu dipertanyakan," tegas Yeni.

"Kami sebagai PKS itu biasa-biasa saja. Kemarin saja waktu deklarasi katanya cuma 350 (orang). Untuk ukuran Sulsel itu satu kelurahan saja," ujar Yeni sembari tertawa di Gedung DPRD Makassar lantai satu. 

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

11
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved