Advetorial

Upaya Menggali Sumber Air untuk Pengungsi di ICS Palu

Upaya Menggali Sumber Air untuk Pengungsi di Integrated Community Shelter Palu

Upaya Menggali Sumber Air untuk Pengungsi di ICS Palu
Upaya Menggali Sumber Air untuk Pengungsi di ICS Palu 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sekali lagi, mata bor bergetar tak karuan, tanda ada batu cadas yang menghalangi.

Meski tertahan, mata bor enggan berhenti, terus berputar menambah sekian sentimeter per menit.

Suara deru mesin diesel solar bergemuruh hebat.

Oli yang menetes, asap mengepul tebal, dan panas yang terik, menjadi latar.

Tiga pekerja yang mengawasi kerja mata bor, penuh peluh di kening.

Siang yang terik di Kelurahan Duyu, tak menyurutkan semangat mereka untuk terus bekerja.

“Masih lumpur yang keluar, baru lima meter. Bisa jadi sampai puluhan meter. Kami belum tahu pasti berapa dalamnya sampai air keluar,” ujar Amir (55) lelaki asli Suku Bugis, salah satu pekerja yang bertugas mengawasi kerja mesin diesel pengeboran sumur, Senin (5/11/2018).

Kami, Tim ACTNews, bertemu dengan Amir di salah satu sudut belakang kompleks Hunian Nyaman Terpadu (Integrated Community Shelter/ICS) Aksi Cepat Tanggap (ACT), di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Amir masih penuh dengan peluh, hampir tengah hari ia dan dua orang kawannya tak henti menatapkan matanya pada pipa-pipa yang terhubung langsung dengan mata bor.

Pipa dengan masing-masing panjang tiga meter itu nantinya bakal terus disambung, kelipatan tiga meter terus hingga puluhan meter, menunjam dan berputar perlahan ke dalam tanah.

Halaman
1234
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved