Bupati Toraja Utara Minta Perlindungan Hukum ke Presiden

Menanggapi aksi dan permasalahan lahan sengketa tanah, Bupati Kalatiku Paembonan menjelaskan bahwa telah dilakukan memori

Bupati Toraja Utara Minta Perlindungan Hukum ke Presiden
risnawati/tribuntoraja.com
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan menerima aspirasi dan aksi damai yang dilakukan ribuan massa di halaman Kantor Bupati, Jl Sam Ratulangi No 1 Kecamatan Rantepao, Senin (8/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan menerima aspirasi dan aksi damai yang dilakukan ribuan massa di halaman Kantor Bupati, Jl Sam Ratulangi No 1 Kecamatan Rantepao, Senin (8/10/2018).

Aksi damai para Forum Aliansi Masyarakat Toraja Utara, siswa-siswi SMA Negeri 2 Toraja Utara serta alumni, tujuh anggota DPRD dan elemen masyarakat Toraja untuk menyampaikan aspirasinya di Kantor Bupati serta Pengadilan Negeri (PN) Makale.

Menanggapi aksi dan permasalahan lahan sengketa tanah, Bupati Kalatiku Paembonan menjelaskan bahwa telah dilakukan memori kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

"Pelaksanaan peradilan ini sebenarnya memang keliru, kita dikalah di pengadilan Makale dan pengadilan tinggi Makassar dengan bukti saksi yang hanya didengar mereka dari telinga tanpa bukti jelas," ucap Kalatiku.

"Saya juga akan meminta perlindungan hukum kepada Pak Presiden Jokowi dan hari ini saya teken," tambahnya.

Kata Kalatiku, lokasi tanah seluas tiga hektar yang dulunya disebut lapangan gembira, yang saat ini dimanfaatkan untuk pelayanan publik akan direbut oleh orang yang sangat tidak bertanggungjawab terhadap penegakan hukum.

Diapun mengajak elemen masyarakat dan pengunjuk rasa agar berjuang kedepan menyelamatkan tanah leluhur milik orang Toraja di lokasi lapangan gembira Rantepao yang digunakan sebagai fasilitas pelayanan masyarakat seperti gedung SMA 2 Toraja Utara, Puskesmas, UPT Pemprov Sulsel dan Dinas-dinas.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help