Bermula Perkelahian di Sekolah, 16 Pemuda Diamankan Polres Tana Toraja

Penangkapan tersebut terjadi akibat puluhan pemuda melakukan penyerangan terhadap salah satu rumah warga

Bermula Perkelahian di Sekolah, 16 Pemuda Diamankan Polres Tana Toraja
HANDOVER
Sebanyak 16 pemuda diamankan di Mapolres Tana Toraja, Jl Bhayangkara No 1 Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis (13/9/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Sebanyak 16 pemuda diamankan di Mapolres Tana Toraja, Jl Bhayangkara No 1 Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis (13/9/2018) malam.

Penangkapan tersebut terjadi akibat puluhan pemuda melakukan penyerangan terhadap salah satu rumah warga di Kelurahan Buntumasakke, Kecamatan Sangalla.

Sehingga mengakibatkan korban berinisial H (16) mengalami luka robek di bagian pelipis sebelah kiri, sementara dalam penanganan medis di RSUD Lakipadada.

Sesuai keterangan dari Kapolsek Sangalla, AKP Marthen Tangallo mengatakan, penyebab kejadian berawal dari perkelahian antar pelajar di SMAN 4 Sangalla.

"Hasil pulbaket di lapangan, awal kejadian pada hari Sabtu (8/9/2018), terjadi perkelahian antara pelaku E melawan H di lokasi sekolah," ungkap Marthen.

Lanjutnya, kedua pelaku kemudian di damaikan oleh pihak sekolah, namun karena tidak puas, pelaku E memberitahukan sepupunya yakni R agar menemui H dan memukulnya.

AKP Marthen menjelaskan bahwa, si R masih merasa tidak puas dan kembali memanggil temannya dari kampung Batualu dan Makale kemudian melakukan penyerangan ke rumah H.

"Pelaku R dan kawannya sekitar 30 orang melempari rumah korban menggunakan batu serta balok kayu, kemudian korban terkena lemparan batu," jelasnya.

Setelah mendapat informasi dari warga setempat, Kapolsek AKP Marthen Tangallo dan Pawas IPDA Ketut Aliasa serta personil gabungan Polres Tana Toraja dan Sektor Sangalla mendatangi rumah korban serta melakukan pencarian puluhan pelaku.

"Kami sudah amankan 16 orang dan 9 unit R2, sudah berada di Mapolres tadi malam," tambah Marthen.

Demi menangani kasus tersebur agar tidak menimbulkan masalah besar, Kepolisian Polres Tana Toraja berpesan kepada pihak keluarga korban untuk tidak melakukan aksi balasan dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib. (*)

Penulis: Risnawati M
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved