6 Fakta Elite Golkar Kembalikan Uang Korupsi Rp 700 Juta ke KPK dan Reaksi Ketumnya

6 Fakta Elite Golkar Kembalikan Uang Korupsi Rp 700 Juta dan Reaksi Ketumnya

6 Fakta Elite Golkar Kembalikan Uang Korupsi Rp 700 Juta ke KPK dan Reaksi Ketumnya
KOMPAS.COM/ABBA GABRILLIN
Mantan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham ditahan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/8/2018). Idrus dituding menerima suap Proyek PLTU di Riau 

-TIMUR.COM -  Pengurus Partai Golkar telah mengembalikan uang dengan nilai total Rp 700 juta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menjelang Pemilu dan Pilpres 2019, Partai Golkar menghadapi masalah.

Uang Rp 700 juta dikembalikan pengurus Golkar ke KPK karena ada aroma suap dan korupsi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, uang tersebut diduga berasal dari hasil tindak pidana dugaan korupsi terkait kasus proyek pembangunan PLTU di Riau.

Berikut adalah sejumlah fakta di balik pengembalian uang tersebut:

1. Disebut terkait Munaslub Golkar
 

Tersangka kasus ini sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih menyebutkan, uang Rp 700 juta yang diserahkan kepada KPK adalah uang yang digunakan untuk membiayai kegiatan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Golkar Tahun 2017. 

Uang itu, kata dia, dikembalikan oleh panitia Munaslub.

"Itu dari panitia Munaslub. Mereka mengembalikan secara bertahap," ujar mantan Bendahara Munaslub Golkar itu seusai diperiksa di Gedung KPK Jakarta, Jumat (7/9/2018).

"Itu memberikan bukti bahwa memang uang yang Rp 2 miliar itu untuk Munaslub Golkar," sambung Eni.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help