Sederet Masalah Ini Sambut Direktur Baru RSUD Lamaddukkelleng Wajo

Dia dilantik Bupati Wajo yang juga mertuanya, Andi Burhanuddin Unru kemarin,

Sederet Masalah Ini Sambut Direktur Baru RSUD Lamaddukkelleng Wajo
st hamdana/tribunwajo.com
irektur RSUD Lamaddukkelleng, Sengkang, dr Andi Sari Dwi Kartini (tengah). 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukkelleng Kabupaten Wajo kini dipimpin direktur baru, dr Andi Sari Dwi Kartini.

Dia dilantik Bupati Wajo yang juga mertuanya, Andi Burhanuddin Unru kemarin, Rabu (5/9/2018).

Sederet masalah di RSUD Lamaddukkelleng menanti untuk dituntaskan.

Di antaranya adalah akreditasi.

BPJS tidak akan menanggung biaya pengobatan pasien di RSUD tersebut jika belum terakreditasi hingga Januari 2019.

Baca: Anggota DPRD Wajo Sebut Direktur RSUD Lamaddukelleng Pemberi Harapan Palsu

Akreditasi RSUD tersebut kedaluarsa sejak tahun 2014, saat masih dipimpin dr Baso Rahmanuddin.

Selain itu, beberapa waktu lalu keluarga pasien mengeluh karena tak ada dokter yang berjaga saat akhir pekan.

Ketua Komisi IV DPRD Wajo Hj Husniaty Husain berharap, direktur baru bisa menyelesaikan masalah-masalah di RSUD yang berada di Jl Kartika Chandra Kirana, Sengkang itu.

Baca: RSUD Lamaddukelleng Banjir Penderita Diare

"Direktur baru, semangat baru, harapan baru, dan harus bisa menjadikan manajemen RSUD Lamaddukkelleng Wajo jauh lebih baik," kata Husny, Kamis (6/9/2018).

Andi Sari yang juga mantan Kepala Puskesmas Tempe itu menggantikan dr Nur Tangsi yang sebelumnya berstatus sebagai Plt Direktur.

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved