Dihajar Oknum Babinsa, Warga Desa Pasempe Datangi Kantor Denpom Bone
Namun dalam perjalanan menjemput tantenya yang hendak ikut. ia tiba-tiba singgah karena ditabrak.
Penulis: Justang Muhammad | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunBone.com, Justang Muh
TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Wawan (19), warga Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone mendatangi Kantor Detasemen Polisi Militer (Denpom) Bone, kompleks Lapangan Merdeka, Kota Watampone, Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (5/9/2018).
Kedatangan Wawan untuk menjalani pemeriksaan atas laporannya terhadap oknum Babinsa TNI yang diduga melakukan penganiyaan kepada dirinya.
Wawan menceritakan dirinya dianiaya oleh oknum TNI setelah disenggol motor oleh oknum TNI, Jumat (31/8/2018) lalu.
Ketika itu dirinya naik motor dari rumahnya, Desa Passempe menuju Desa Ureng. Namun dalam perjalanan menjemput tantenya yang hendak ikut. ia tiba-tiba singgah karena ditabrak.
Baca: Sudarmin Dukun Cabul Babak Belur Dihajar Massa di Bajo Luwu
Baca: Usai Menjambret di Jl Ki Hajar Dewantoro Bone, DPO Narkoba Dibekuk Polisi
"Saat saya singgah saya langsung ditabrak dari belakang," tutur Wawan kepada awak media ditemui di Lapangan Merdeka.
"Saya kemudian turun dari motor dan minta maaf sama dia, tiba-tiba saya langsung dihajar olehnya," tambahnya.
Ibu Wawan bernama Mase (40) terkejut mendapat kabar anaknya ditabrak dan dihajar oleh oknum TNI hingga terkena serangan jantung hingga meninggal dunia.
Dandim 1407 Bone Letkol Inf Mustamin yang dikonfirmasi tribunbone.com membenarkan adanya oknum TNI yang dilaporkan terkait kejadian tersebut.
"Betul, masih diproses di POM Bone, hanya kesalahpahaman," ujarnya. "Bukan dipukul, bahasanya mungkin refleks karen pengendara ini berhenti tiba-tiba, pengendara juga tak pakai helm dan tidak ada SIM," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kantor-pom-bone-kompleks-lapangan-merdeka-watampone_20180905_161145.jpg)