Sudah Dua Bulan Elpiji Langka, Pemkab Barru Bakal Lakukan Ini

Permasalahan ini juga diakui Kepala Bagian (Kabag) ekonomi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru, Jon Rantepadang.

Sudah Dua Bulan Elpiji Langka, Pemkab Barru Bakal Lakukan Ini
HAMDAN
elpiji 3 kilogram. 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Elpiji ukuran tiga dan 12 kilogram langka di hampir seluruh daerah di Sulawesi Selatan.

Masalah yang sama juga dirasakan masyarakat Kabupaten Barru.

Di Barru sendiri, kebutuhan pokok elpiji sudah langka sejak dua bulan terakhir.

Sejumlah masyarakat pun mengeluh karena kesulitan untuk bisa memasak.

Permasalahan ini juga diakui Kepala Bagian (Kabag) ekonomi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru, Jon Rantepadang.

"Sudah hampir dua bulan ini gas langka di Barru, warga lumayan banyak yang sampaikan keluhannya ke kami soal itu," kata Jon kepada TribunBarru.com, melalui telepon selularnya, Rabu (29/8/2018).

Menanggapi persoalan itu, Jon menyebut Pemkab Barru bakal segera mengambil langkah.

Yakni akan melakukan operasi pasar tradisional di Barru.

"Dalam waktu dekat kami agendakan untuk melakukan operasi pasar," ujarnya.

Namun, lanjut dia, sebelum operasi pasar dilakukan Pemkab Barru terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan pihak pertamina.

"Kami akan koordinasi dulu ke pihak pertamina selaku peyedia elpiji, sambil konsultasikan masalah yang dihadapi masyarakat saat ini," katanya.

"Setelah itu, kami akan cek di pasar-pasar. Kalau stok elpiji memang tidak ada atau kurang, baru dilakukan operasi pasar bersama pihak pertamina," tambahnya.

Sekedar diketahui, kelangkaan elpiji di Barru juga berdampak pada harganya yang semakin naik.

Harga elpiji ukuran tiga kilogram yang sebelumnya hanya berkisar Rp 15-17 ribu, kini naik menjadi Rp 18-20 ribu.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help