Pemprov Hibahkan Lahan untuk Yayasan Al Markaz, Ini Harapan LBH

Pemprov dan DPRD harus betul-betul meneliti semua persyaratan yang diwajibkan.

Pemprov Hibahkan Lahan untuk Yayasan Al Markaz, Ini Harapan LBH
SANOVRA JR
Suasana Masjid Al Markaz Al Islami yang terekam dari udara menggunakan kamera Drone di Jl Masjid Raya Makassar, beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN - TIMUR.COM, MAKASSAR - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar turut menanggapi pengalihan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ke pihak Swasta di kawasan Masjid Al Markaz Al Islami.

Menurut Direktur LBH Makassar, Haswandi Andi Mas, pengalihan atau menghibahkan aset negara dalam hal ini Pemprov Sulsel bisa saja dilakukan demi kepentingan sosial dan keagamaan.

"Namun yang terpenting sesuai peraturan perundang undangan, prosedurnya harus mendapat persetujuan DPRD, karena nilai tanah itu sangat tinggi," kata Haswadi.

Haswandi menyampaikan, Pemprov dan DPRD harus betul-betul meneliti semua persyaratan yang diwajibkan.

Baca: Pemprov Akan Hibahkan 7 Hektar Lahan untuk Yayasan Al Markaz, Begini Reaksi DPRD Sulsel

Serta harus memperhatikan pihak Yayasan tidak pernah menkomersialisasi atas penggunaan aset itu.

Jika peralihan telah disetujui, maka penting untuk dituangkan dalam surat keputusan secara jelas dan tegas terkaitt peruntukan peralihan hibah aset tersebut.

Hal ini kata Haswandi sangat penting untuk menghindai sesuatu yang tidak diinginkan dibelakangan.

Di antaranya menghindari penggunaan atau pengelolaan aset itu dikomersilkan.

Menghindari sengketa aset oleh para pengurus atau pendiri Yayasan atau para ahli warisnya dikemudian hari..

"Kita berharap peralihan aset itu dilakukan dengan sangat hati hati karena nilainya sangat tinggi. Jika nanti peralihan itu melenceng, maka hibah itu dapat dicabut kembali," tuturnya.(san)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help