Warga Tutup Aliran Air Salu Siaga di Buntupepasan, PDAM Toraja Utara Ambil Langkah Ini

Air tak mengalir di wilayah Kecamatan Tikala, Jl Serang, Jl Monginsidi, SMA Negeri 1 Rantepao, dan Jl Kartika.

Warga Tutup Aliran Air Salu Siaga di Buntupepasan, PDAM Toraja Utara Ambil Langkah Ini
risnawati/tribuntoraja.com
Warga Sapan menutup aliran sumber mata air Salu Siaga di Kecamatan Buntupepasan, Toraja Utara, Kamis (9/8/2018).

Laporan Wartawan TribunToraja.com Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Warga Sopai Kecamatan Buntupepasan menutup aliran sumber mata air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Toraja Utara di Salu Siaga. Aksi blokir tersebut dilakukan warga setempat sejak Kamis (9/8/2018).

Warga sekitar Salu Siaga memblokir aliran sumber mata air karena kecewa kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara dan pihak PDAM yang tidak mengabulkan tuntutan masyarakat Sapan yang disepakati pada 5 Oktober 2016 silam.

Ada empat poin kesepakatan, yakni bagi hasil 10 persen dari retribusi air minum PDAM, pemasangan pipa air bersih di rumah warga sekitar mata air Salu Siaga, pembangunan irigasi dan jalan poros To Dama-Sapan sepanjang 10 kilometer.

Baca: Warga Bilalangnge Mulai Krisis Air, Camat Fasilitasi Bantuan dari PDAM

Baca: Teken Kerja Sama, Tagihan PDAM Kini Bisa Dibayar di Hasamitra

"Besok saya akan bertemu masyarakat di Sapan karena saya tidak sempat hadir hari ini, sedang acara adat pesta Rambu Solo," ujar Direktur PDAM Toraja Utara, Markus Lempang saat dihubungi TribunToraja.com, Jumat (10/8/2018).

Dikatakan, akibat penutupan tersebut, air tak mengalir di wilayah Kecamatan Tikala, Jl Serang, Jl Monginsidi, SMA Negeri 1 Rantepao, dan Jl Kartika.

"Kami buka pelayanan truk tangki PDAM kepada warga di Kecamatan Tikala dan Rantepao untuk sementara," jelasnya.

Pihaknya akan menyelesaikan persoalan ini bersama Pemkab Toraja Utara. Namun ika tidak ada titik penyelesaian, PDAM akan mengalihkan ke sumber air lainnya di Pangli dan Sopai.(*)

Penulis: Risnawati M
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help