Kadis Pendidikan Pangkep Diperiksa terkait Pungli Guru di Wilayah Kepulauan

Idris menambahkan, dia pun memberitahu kepala seksinya kalau siap-siap menghadiri persidangan jika dipanggil.

Kadis Pendidikan Pangkep Diperiksa terkait Pungli Guru di Wilayah Kepulauan
Kepala Dinas Pendidikan Pangkep Muhammad Idris Sira. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Usai diperiksa sebagai saksi kasus pungli, Kepala Dinas Pendidikan Pangkep Muhammad Idris Sira membeberkan beberapa hal sesuai apa yang disampaikan kepada tim penyidik.

"Iya sudah diperiksa kemarin, bukan dicecar pertanyaan tapi memang penyidik bertanya sesuai apa yang disampaikan tersangka," kata Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Muhammad Idris Sira kepada TribunPangkep.com, Rabu (2/8/2018).

Saat ditanya, apakah tersangka menyebut kemungkinan keterlibatan pihak lain, Idris mengiyakan.

"Iya si tersangka ini bernyanyi di dalam," ujarnya.

Alasan tersangka menyebut namanya karena persoalan pinjaman.

"Saya dipanggil, karena tersangka memberikan keterangan kepada penyidik kalau pernah saya pinjam uangnya Rp 5 juta, tapi bukan dia yang saya pinjami melainkan kepala seksinya, terus bukan uang Dacil yang saya pakai melainkan pinjaman sementara, tapi Kabid ini bilang uang dacil yang dia berikan ke saya," ungkapnya.

Idris menambahkan, dia pun memberitahu kepala seksinya kalau siap-siap menghadiri persidangan jika dipanggil.

"Saya bilang ke dia siap-siap saja gara-gara uang Rp 5 juta ji, kau berapa kali berteriak bilang pinjamta pak kadis. Rp 10 juta lagi kau kasika dalam setahun atau dua tahun wajarji karena banyaknaji kegiatan operasionalmu, terus kalau mau gantikan potongmi honorku,"jelasnya.

Buntut pemeriksaan Kadis Pendidikan ini karena sebelumnya diberitakan, ruangan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Pangkep, Husnawaty digeledah penyidik Unit Tipikor Polres Pangkep di Kantor Dinas Pendidikan Pangkep, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (18/7/2018).

Penggeledahan ini buntut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kabid GTK Husnawaty sehari sebelumnya, Selasa (17/8/2018).

Husnawaty diciduk saat menerima uang yang diduga Pungutan Liar (Pungli) dari guru SD penerima tunjangan daerah terpencil (Dacil) pencairan 2018 wilayah kepulauan.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di ruangannya, polisi mengamankan uang Rp 900 ribu dan di rumahnya Rp 7 juta.

Tunjangan guru Dacil yang diterima antara Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta per guru.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help