Kabid GTK Dinas Pendidikan Pangkep Terancam 5 Tahun Penjara

Husnawaty diciduk saat menerima uang yang diduga Pungutan Liar (Pungli) dari guru SD penerima tunjangan daerah terpencil (Dacil) pencairan 2018

Kabid GTK Dinas Pendidikan Pangkep Terancam 5 Tahun Penjara
munjiyah/tribunpangkep.com
Kasatreskrim Polres Pangkep, Iptu Deni Eko Prasetyo. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim Polres Pangkep terus memeriksa saksi terkait kasus pungli yang dilakukan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Pangkep, Husnawaty.

"Iya saat ini total guru yang diperiksa ada 12 guru penerima tunjangan Daerah Terpencil (Dacil) pencairan 2018 wilayah kepulauan, namun baru beberapa orang yang sudah diperiksa," kata Kasatreskrim Polres Pangkep, Iptu Deni Eko Prasetyo kepada TribunPangkep.com di Pangkajene, Sabtu (21/7/2018).

Dia menambahkan, untuk keterangan hasilnya menunggu pemeriksaan selesai.

"Semuanya masih dalam pemeriksaan dan tersangka kita sel dulu di Mapolres Pangkep sambil menunggu hasil pemeriksaan dan vonisnya," ujarnya.

Deni menyebut, ancaman pasal untuk Kabid GTK, Husnawaty yakni 5 tahun penjara sesuai pasal 11 UU Tipikor.

Sekedar diketahui, sesuai Pasal 11 UU Tipikor berbunyi : Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun atau pidana denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta. 

Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga, bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya, atau yang menurut pikiran orang yang memberikan hadiah atau janji tersebut ada hubungan dengan jabatannya.

Sebelumnya diberitakan, ruangan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Pangkep, Husnawaty digeledah penyidik Unit Tipikor Polres Pangkep di Kantor Dinas Pendidikan Pangkep, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (18/7/2018).

Penggeledahan ini buntut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kabid GTK Husnawaty sehari sebelumnya, Selasa (17/8/2018).

Husnawaty diciduk saat menerima uang yang diduga Pungutan Liar (Pungli) dari guru SD penerima tunjangan daerah terpencil (Dacil) pencairan 2018 wilayah kepulauan.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di ruangannya, polisi mengamankan uang Rp 900 ribu dan di rumahnya Rp 7 juta.

Tunjangan guru Dacil yang diterima antara Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta per guru.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved