Petugas Kecolongan, Tahanan Narkoba Berhasil Loloskan Sabu-sabu ke Dalam Rutan Kelas II B Mamuju

Polres Mamuju berhasil mengungkap modus peredaran narkotika jenis sabu-sabu dalam Rutan Kelas II B Mamuju.

Petugas Kecolongan, Tahanan Narkoba Berhasil Loloskan Sabu-sabu ke Dalam Rutan Kelas II B Mamuju
nurhadi
Tiga narapidana Rutan Kelas II B Mamuju, yang kedapan terlibat peredaran narkoba di dalam Rutan. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Mamuju berhasil mengungkap modus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Mamuju.

Hal itu diungkapkan Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan saat ditemui di Mapolres, Jl. KS Tubun, Kelurahan Rimuku, atas hasil pengembangan penyidik Satres Narkoba.

"Di Rutan Mamuju itu, kita menangkap tahanan pendamping yang diberikan keleluasaan pihak Rutan untuk keluar masuk di halaman Rutan, karena sebentar lagi akan bebas. Itulah yang dimanfaatkan oleh bandar-bandar narkoba dalam Rutan untuk mengambil barang dari luar,"kata Arvan sapaan Kapolres Mamuju kepada sejumlah wartawan.

Dalam pengembangan kasus peredaran narkoba di Rutan Kelas II B Mamuju, pihak kepolisian berhasi menangkap tiga narapidana yakni Pu'ding, Lannu dan Duddin. Dari ketiganya, dua kasus narkoba yang sudah divonis lima tahun dan satu orang tahahan penganiayaan yang sebelumnya divonis enam tahun.

"Tahanan penganiayaan inilah yang taping, modus yang dia lakukan dia mengambil barang yang sudah disimpang diluar, lalu dibawa ke dalam Rutan,"ujarnya.

Meski Arvan menilai itu suatu bentu kecolongan pihak Rutan, namun ia tetap berterima kasih kepada pihak Rutan yang sudah memberikan akses luas untuk mengungkap jaringan narkoba ke dalam Rutan sehingga bisa mendapatkan pelakunya.

"Memang tahanan itu diserahkan kepada kami, tapi bahasa hukumnya tetap di tangkap karena berhubungan dengan peredaran narkoba. Nah, dari situ kita kembangkan akhirnya ketahuanlah bahwa ada yang kendalikan menggunakan handphone dari dalam Rutan,"ungkapnya.

Dalam kasus Rutan tersebut, pihak kepolisian mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu kurang lebih satu gram dan untuk sementara belum menemukan adanya petugas Rutan yang terlibat.

Baca: Kapolres Sebut Rutan Kelas II B Mamuju Surga Penikmat Narkoba

Baca: VIDEO: Respon Abdul Rahman Soal TudianganRutan Kelas IIB Mamuju Jadi Surga Penikmat Narkoba

"Pelaku yang kita tangkap, juga ngaku make dalam Rutan. Belum ada kita temukan keterlibatan pihak Rutan, karena pengakuan para tersangka mereka telah mengelabui petugas sehingga bisa meloloskan alat komunikasi dan sabu-sabu ke dalam Rutan,"kata dia.

Perwira polisi berpangkat dua bungan itu menyampaikan, agar pihak Rutan terus mawas diri dan lebih selektif memilih tapi agar tidak lagi kecolongan.

"Pihak Rutan harus terus meningkatkan pengawasan agar tidak dimanfaatkan oleh bandar-bandar tersebut. Mungkin ini juga karena keterbatasan personel, nah inilah yang kita harapankan mereka tetap mengintensipkan pengawasan sehingga tidak terulang lagi,"ucapnya.

Hingga saat ini, Arvan menduga masih ada pelaku yang melakukan pengendalian dari dalam Rutan namun modusnya akan berbeda lagi sebab sudah berhasil diungkap.

"Ini satu kasus saja yang kita dapat, saya yakin setelah kita ungkap kasus ini, modusnya akan berubah dan memang jamaknya di dunia kejahatan selalu ada perubahan jika modus satu ketahuan,"tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help