Pengejaran Pelaku Pembunuhan di Karossa Mamuju Tengah Belum Membuahkan Hasil

Kasus pembuhan terhadap mertua perempuan di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah

Pengejaran Pelaku Pembunuhan di Karossa Mamuju Tengah Belum Membuahkan Hasil
handover
Proses pengejaran tersangka hingga masuk ke dalam hutan pada malam hari. Gabungan personel Reskrim Polres Mamuju dan personel Dirkrimum Polda Sulbar hingga saat ini masih melakukan pengejaran seorang anak menantu bernama Sarman yang melakukan peembuhan terhadap mertua perempuannya di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (9/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Gabungan personel Reskrim Polres Mamuju dan personel Dirkrimum Polda Sulbar hingga saat ini masih melakukan pengejaran seorang anak menantu bernama Sarman yang melakukan pembuhan terhadap mertua perempuannya di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (9/7/2018).

Pembunuhan tersebut terjadi pada, Sabtu (7/7/2018). Kepada pihak kepolisian Ciwang (31) mengatakan, Sarman diduga nekat menghabisi nyawa mertuanya karena kesal setelah istrinya meninggalkan rumah menuju rumah mertuanya dan tidak kembali-kembali.

Ciwang menduga pelaku telah mencurigai korban membujuk agar anaknya tak kembali ke rumahnya.

Kepala Unit (Kanit) Tim Phyton Polres Mamuju IPDA Markus mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyisiran hutang yang diduga tempat pelaku melarikan diri sejak kemarin.

"Sejak kemarin kami melakuka penyisiran hutang mencari tersangka hingga ke Gubung Letter Kecamatan Karossa namun belum membuahkan hasil,"kata IPDA Markus mambungan telepon.

Markus mengatakan, hingga saat ini personel gabungan Polsek Karossa dan Polres Mamuju masih melanjutkan penyisiran hingga ke arah utara Gunung Letter.

Bahkan, kata dia, sejak kemarin pihaknya juga melakukan penyisiran hingga ke Tabolang dan Salulebbo Topoyo menggunakan perahu, namun juga tak membuahkan hasil.

"Penyisiran tetap dilanjutkan disana (Gunung Letter). Kami membagi personel menjadi dua tim, rencana siang ini kami akan melakukan penyisiran hingga ke hutan Tobadak,"ujarnya.

Markus mengungkapkan, apabila hingga siang ini pengejaran belum membuahkan hasil, mereka akan melanjutkan penyisiran hingga Dusun Mambi dan Batu Parigi Tobadak.

"Pelaku juga sempat menyandera empat orang keluarga korban termasuk adik Iparnya, tapi sandera sudah dilepaskan pada kemudian pelaku kembali melarikan diri masuk ke dalam hutang,"tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved