NH Aziz

Target 50 Persen Suara, Begini Kerja Relawan NH-Aziz di Soppeng

Beragam strategi dijalankan jaringan relawan pemenangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar.

Target 50 Persen Suara, Begini Kerja Relawan NH-Aziz di Soppeng
HANDOVER
Pimpinan Kecamatan (Pimcam) Partai Golkar Lallabata, Kabupaten Soppeng Ganda. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Beragam strategi dijalankan jaringan relawan pemenangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar. Kurang dua pekan jelang pencoblosan, pergerakan mereka kian massif untuk menjaring dukungan bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut satu.

Di Kabupaten Soppeng, relawan NH-Aziz memilh pola pendekatan personal. Mereka mendatangi satu persatu rumah warga guna meyakinkan penghuninya lewat sosialisasi beragam program unggulan.

“Selain pimpinan tingkat desa dan kelurahan, relawan kami aktif door to door. Identitas dan nomor telepon warga juga kami catat sehingga kalau ada apa-apa bisa mudah berkomunikasi,” kata H Genda, Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Lallabata, Soppeng, Selasa (12/6/2018).

Genda mengatakan, pola door to door lebih efektif untuk meyakinkan calon pemilih. Meski melelahkan bagi relawan, cara ini lebih mengena di hati masyarakat. Sebab mereka yang didatangi lebih leluasa berinteraksi soal harapan dan program yang ditawarkan kandidat.

“Masyarakat lebih nyaman dibandingkan dikumpulkan di satu tempat. Mereka bisa leluasa menanyakan program NH-Aziz, tidak dibatasi,” ujarnya via rilis, Rabu (13/6/2018).

Kecamatan Lalabata, Soppeng, menaungi tujuh kelurahan dengan 30 ribu penduduk. Genda menyatakan daerah ini sebagai lumbung suara NH-Aziz dengan target perolehan suara dominan.

“Mudah-mudahan di sisa waktu ini kita bisa bekerja meyakinkan masyarakat Soppeng untuk memenangkan NH-Aziz. Saya tidak bisa prediksi, tapi yang jelas tidak di bawah 50 persen suara di sini,” Genda menambahkan.

Menurut Genda, target tersebut realistis. Sebab program NH-Aziz dinilai paling tepat sasaran terhadap kebutuhan masyarakat Soppeng. Terutama di bidang ekonomi dan pertanian. Dia mencontohkan program penyaluran pupuk pertanian lewat koperasi.

“Lewat koperasi, tidak akan ada kenaikan harga pupuk. Juga tidak ada embel-embel lain,” katanya.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved