Citizen Reporter

Program Tenda Seni Lansia Mahasiswa Unhas Efektif Jadi Terapi Psikososial

Program ini dijalankan oleh empat mahasiswi Unhas dari jurusan yang berbeda membentuk komunitas TENSI (Tenda Seni Lansia)

Program Tenda Seni Lansia Mahasiswa Unhas Efektif Jadi Terapi Psikososial
Citizen Reporter
Program Tenda Seni Lansia merupakan salah satu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Unhas 

Citizen Reporter, Rusydah Khaerati, mahasiswa Universitas Hasanuddin melaporkan dari Makassar

Program Tenda Seni Lansia merupakan salah satu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang bergerak dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Bontoramba, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Alasan Bontoramba dipilih sebagai tempat pelaksanaan program karena berdasarkan informasi dari Ketua RW 01 bahwa masyarakat lansia hanya berdiam diri di rumahnya tanpa melakukan aktivitas diluar rumah sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan psikososial pada individu lansia.

Program ini dijalankan oleh empat mahasiswi Unhas dari jurusan yang berbeda membentuk komunitas TENSI (Tenda Seni Lansia) sehingga diharapkan lansia yang mengalami gangguan psikososial dapat diatasi dengan mengadakan terapi psikososial melalui karya seni yang dibuat oleh masing-masing individu lansia.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didanai oleh Kemenristekdikti melalui program tahunan Program Kreativitas Mahasiswa.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan semangat hidup, menghindari kejenuhan, rasa kesepian dan kesendirian serta memberikan mereka kesempatan untuk  merasa bermakna dan berguna di usia senjanya.

Program Tenda Seni Lansia efektif dalam meningkatkan kreativitas terhadap psikososial lanjut usia.

Hal ini dibuktikan dengan wawancara langsung kepada ketua RW 01 Bontoramba dan diperkuat melalui uji statistik yang dilakukan.

Hasil pengolahan data pre test dan post test secara statistik menunjukkan adanya keefektifan program.

Hal ini menunjukkan bahwa program TENSI efektif dalam meningkatkan kreativitas dan interaksi sosial antar masyarakat lansia.

Jadi, semua lapisan masyarakat harus bergerak secara serentak dalam menangani gangguan psikososial yang dialami oleh lansia sebelum gangguan tersebut makin parah.

Oleh karena itu peran anggota keluarga dan masyarakat disekitarnya sangat dibutuhkan agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi. Khususnya kita kaum muda harus bergerak, kalau bukan kita, siapa lagi yang harus peduli terhadap lansia.

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help