PSC 119 Bantaeng Tes Urine 60 Sopir Angkutan Umum

Armansyah menjelaskan bahwa cara itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir kecelakaan lalu lintas selama arus mudik.

PSC 119 Bantaeng Tes Urine 60 Sopir Angkutan Umum
HANDOVER
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng melakukan deteksi dini faktor resiko kecelakaan dan cedera (Gakce) bagi sopir angkutan umum di Posko PSC 119 Bantaeng, Jl Pahlawan, Kecamatan Bissappu, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng melakukan deteksi dini faktor resiko kecelakaan dan cedera (Gakce) bagi sopir angkutan umum di Posko PSC 119 Bantaeng, Jl Pahlawan, Kecamatan Bissappu, Selasa (12/6/2018).

Kegiatan itu digelar dalam rangka pekan aman arus mudik lebaran tahun 2018 yang merupakan kerjasama Polres Bantaeng, Dishub Bantaeng.

Sementara jenis pemeriksaan kesehatan pengemudi yang dilakukan meliputi, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah dan kolesterol, pemeriksaan narkoba (Amfetamine, Morfine, Ganja), serta pemeriksaan alkohol.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bantaeng, Armansyah menjelaskan bahwa cara itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir kecelakaan lalu lintas selama arus mudik.

"Dengan hadirnya kegiatan pemeriksaan ini, diharapkan akan mampu mengurangi faktor risiko penyebab terjadinya kecelakaan dan cedera di jalan raya selama arus mudik dan balik tahun 2018," ujarnya kepada TribunBantaeng.com.

Kasat Lantas Polres Bantaeng, AKP Jaka Santosa yang memimpin langsung anggotanya terlihat menghentikan kendaraan umum dan mengarahkannya untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.

Tercatat ada 60 orang sopir angkot yang diperiksa menggunakan sampel urine. Hasilnya, mereka semua dinyatakan negatif narkoba.

"Bagi sopir yang mengalami kelelahan dianjurkan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan mudik, karena faktor kelelahan juga bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas," ujarnya. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help