Rehabilitasi Proyek Tribun Lapangan Sepakbola Sumpang Molor, ULP Barru Baru Tetapkan Pemenang Tender

Pelaksana yang memenangkan lelang proyek tribun sepakbola Sumpang Binangae, kata Sabirin, yakni PT Dian Perdana Karsa.

Rehabilitasi Proyek Tribun Lapangan Sepakbola Sumpang Molor, ULP Barru Baru Tetapkan Pemenang Tender
akbar
Sekretaris Pokja ULP Barru, Sabirin. 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Dalam tenggat waktu yang panjang, Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barru, akhirnya menetapkan pelaksana proyek rehabilitasi tribun lapangan sepakbola Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

"Pemenang tender untuk proyek tribun sepakbola Sumpang Binangae sudah ditetapkan oleh Pokja ULP Barru. Akhir Mei kemarin penetapannya setelah proses lelang dan evaluasi," kata Sekretaris Pokja ULP Barru, Sabirin kepada TribunBarru.com, saat ditemui di kantor Pemda Barru, Kamis (7/6/2018).

Pelaksana yang memenangkan lelang proyek tribun sepakbola Sumpang Binangae, kata Sabirin, yakni PT Dian Perdana Karsa.

Sabirin menyebutkan, pada saat proyek ini (tribun) dilelang, ada tiga rekanan yang bersaing, yaitu Wahyu Karya Konstruksi, PT Kharisma Hadji Batjo Ambo Nadji Berkah Mulia dan PT Dian Perdana Karsa.

"Namun setelah kami evaluasi bersama Pokja ULP Barru, PT Dian Perdana Karsa ini yang dianggap paling memenuhi syarat dari dua calon pelaksana proyek lainnya, sehingga ditetapkanlah sebagai pemenang tender dari proyek tersebut," ujarnya.

Menurut Sabirin, dalam proses penetapan rekanan atau pelaksana proyek, Pokja ULP Barru telah melakukan beberapa evaluasi.

Seperti, evaluasi administrasi, teknis, harga dan kualifikasi.

"Jadi penetapannya itu diproses secara ketat lewat evaluasi itu, dan tentunya sesuai aturan. Yang kami lakukan adalah mempertimbangkan betul rekanan yang akan mengerjakannya, makanya waktunya juga cukup lama untuk menetapkan itu," katanya.

Proyek rehabilitasi tribun sepakbola Sumpang Binangae yang memiliki panjang 28 meter, dianggarkan Pemkab Barru senilai Rp 3 Miliar.

"Adapun jika rekanan yang ikut kemarin lelang dan menawarkan harga jauh lebih rendah dari kisaran Rp 3 Miliar itu, bukan berarti ditetapkan sebagai pemenang tender, karena berbagai pertimbangan yang kita lakukan, termasuk yang dipertimbangkan adalah kemampuan dan pengalaman rekanan itu sendiri," ungkapnya.

Oleh karena hal tersebut, Sabirin mengaku, ULP Barru memerlukan waktu tak sebentar dalam menetapkan pelaksana proyek tribun tersebut.

"Kalau dalam aturan tidak ada batasan waktu untuk penetapan rekanan, karena peserta lelang juga diberikan kesempatan sanggahan. Jadi lama waktunya itu tergantung proses yang kita lakukan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, rehabilitasi proyek tribun sepakbola Sumpang Binangae molor.

Karena dijawadwalkan bakal dikerja pada akhir Februari 2018, namun hingga kini pengerjaan proyek tersebut belum juga dimulai dan baru saja dilakukan proses tender.(*)

Penulis: Akbar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help