Antisipasi Penyusup, Lantamal VI Dilengkapi Anjing Pelacak

Anjing pelacak bertugas melakukan pemeriksaan secara detil kepada para tamu yang masuk ke Mako Lantamal VI.

Antisipasi Penyusup, Lantamal VI Dilengkapi Anjing Pelacak
HANDOVER
Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL VI (Mako Lantamal VI) Makassar melakukan pengamanan ekstra untuk mengantisipasi ancaman masuknya penyusup atau orang tidak dikenal masuk kesatrian Lantamal VI, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL VI (Mako Lantamal VI) Makassar melakukan pengamanan ekstra untuk mengantisipasi ancaman masuknya penyusup atau orang tidak dikenal masuk kesatrian Lantamal VI, Rabu (16/5/2018).

Di setiap penjagaan, anjing pelacak dikerahkan ditempatkan di pintu masuk. Anjing pelacak bertugas melakukan pemeriksaan secara detil kepada para tamu yang masuk ke Mako Lantamal VI.

Para petugas yang jaga juga mengenakan rompi anti peluru serta bersenjata lengkap untuk melakukan pengamanan.

Danlantamal VI Makassar Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono SH, MTr (Han) yang diwakili Asisten bidang Intelijen (Asintel) Danlantamal VI Kolonel Laut (KH) Luddy Mulyadi dalam rilisnya, Rabu (16/5/2018) menuturkan, pengamanan dengan mengerahkan anjing pelacak tersebut untuk memeriksa para tamu yang tidak dikenal tanpa terkecuali saat hendak masuk ke Lantamal VI Makassar.

"Kami juga meningkatkan pengamanan ekstra, selain kerahkan anjing pelacak, Petugas jaga akan memeriksa seluruh tamu yang datang baik yang menggunakan roda dua maupun roda empat," kata Asintel Danlantamal VI.

Asintel juga berpesan kepada prajurit Lantamal VI yang bertugas di Pos penjagaan agar tetap waspada dan tingkatkan keamanan.

Turut hadir dalam peninjauan pos penjagaan tersebut, Asops Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Musleh Yadi, Dandenma Lantamal VI Letkol Marinir Gontri Nopel S.Pd M.AP serta Danpomal Lantamal VI Letkol Laut (PM) Achmad Junaidi S.A.P, M.Tr (Hanla). (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help