Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilwali Makassar 2018

Indira: Usaha Tidak Cukup tanpa Doa

Indira menambahkan, zikir tersebut merupakan bagian dari doa, setelah usaha berupa sosialisasi dan silaturahmi

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Anita Kusuma Wardana
abdiwan/tribuntimur.com
Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) menyampaikan visi dan misi pada debat terbuka pertama calon wali kota dan wakil wali kota Makassar berlangsung di Hotel Grand Clarion Makassar, Jumat (16/3/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Wakil Wali Kota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti menilai usaha yang dilakukannnya selama ini dalam meraih simpati masyarakat, belum cukup tanpa diiringi dengan doa.

Indira saat bersilaturahmi di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Selasa (10/4/2018), menjelaskan salah satu amalan yang kerap dilakukannya di sela waktu senggang.

Saat hadir, Indira mengenakan alat semacam penghitung yang hampir setiap kali bersosialisasi dan silaturahmi, Indira mengenakannya.

Saat ditanya, Indira mengatakan alat tersebut merupakan alat penghitung atau counter elektrik, yang biasa digunakannya untuk menghitung jumlah zikir.

"Ini banyak yang tanya juga di instagram saya. Tanpa disadari ternyata orang aware dengan itu. Ini untuk zikir," jelasnya.

Indira menambahkan, zikir tersebut merupakan bagian dari doa, setelah usaha berupa sosialisasi dan silaturahmi dengan warga Makassar.

"Memang saya tidak lepas dari zikir. Usaha sudah, setiap hari kita turun di sekian titik. Ditambah dengan berdoa, dan zikir itu iringannya," pungkasnya.

Dia juga meyakini bahwa kekuatan doa itu sangat berperan dalam setiap perjuangan, oleh karena itu, dia tetap istiqamah dan minta didoakan. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved