Musim Panen, Kodim 1422 Maros Terapkan Operasi Sergap, Ini Targetnya

Kodim 1422 Maros mulai mengencarkan operasi Serapan Gabah Petani (Sergap) setiap saat.

Musim Panen, Kodim 1422 Maros Terapkan Operasi Sergap, Ini Targetnya
handover
Prajurit Kodim 1422 Maros memantau panen padi di Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kodim 1422 Maros mulai mengencarkan operasi Serapan Gabah Petani (Sergap) setiap saat.

Sergap tersebut dilakukan untuk mecegah adanya oknum yang menjual gabah petani di luar mitra Bulog, Selasa (13/3/2018).

Dandim 1422 Maros Letkol Kav Mardi Ambar mengatakan, operasi Sergap dilakukan sejak musim panen mulai dilakukan petani sejak sepekan lalu.

"Gabah petani, diharapkan terserap maksimal oleh Bulog untuk memenuhi kebutuhan stok beras Nasional," katanya.

Baca: Hingga Maret 2018, 55 Kasus Lakalantas di Maros, Segini Korban Tewas

TNI memastikan akan menghalau penjualan gabah dari petani ke pedagang diluar mitra Bulog.

Saat ini, sejumlah pedagang disinyalir menimbun dan berencana mengekspor beras dengan cara ilegal.

Mardi mengaku heran, selama ini produksi gabah di Maros, surplus.

Namun jumlah gabah yang diserap Bulog sangat sedikit.

Hal tersebut mempengaruhi ketersedian beras secara Nasional.

"Coba bayangkan, produksi kita surplus. Tapi kenapa serapan Bulog sangat sedikit. Hal itu membuat harga beras melonjak tinggi dan membuat pemerintah mengimpor beras. Ini yang kita mau cegah," katanya.

Mardi berharap, petani Maros tidak perlu heran, jika menemukan prajurit Kodim yang menghalau pengangkutan dan penjualan gabah dari petani ke tengkulak.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved