Sopir Bintang Prima yang Kecelakaan di Maros Belum Ditemukan Polisi

Arsyad juga telah berkordinasi dengan pimpinan PO Bintang Prima untuk mencari tahu keberadaan Theo

Sopir Bintang Prima yang Kecelakaan di Maros Belum Ditemukan Polisi
ANSAR
Unit Laka Sat Lantas Polres Maros, mengevakuasi sebuah bus Bintang Prima yang kecelakaan di jembatan Pute, Desa Salenrang, Bontoa dengan menggunakan alat berat. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Unit Laka Satlantas Polres Maros, sudah dua hari melakukan pencarian terhadap sopir bus Bintang Prima DD 7256 RP yang kecelakaan di jembatan Pute, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Maros, Theo (37).

Kanit Laka Polres Maros, Iptu Muh Arsyad mengatakan, Senin (12/3/2018) pihaknya belum menahan Theo setelah kecelakaan bersama 34 penumpangnya. Theo langsung melarikan setelah menabrak pembatas jembatan.

"Kami belum temukan Theo. Dia melarikan diri pasca kejadian. Sudah dua hari kami cari dan menunggunya di kantor, tapi dia belum pernah muncul," kata Arsyad.

Arsyad juga telah berkordinasi dengan pimpinan PO Bintang Prima untuk mencari tahu keberadaan Theo. Namun pihak Bintang Prima juga tidak mengetahuinya.

Sebuah bus milik Bintang Prima DD 7256 RP mengalami kecelakaan di jembatan Pute, Trans Sulawesi, Desa Salenrang, Bontoa, Maros.

 
Sebuah bus milik Bintang Prima DD 7256 RP mengalami kecelakaan di jembatan Pute, Trans Sulawesi, Desa Salenrang, Bontoa, Maros.   (HANDOVER)

Polisi juga mencari Theo di Desa Buanging, Kecamatan Sabbang, Luwu Utara. Namun dia juga tidak ditemukan. Theo dicurigai bersembunyi karena takut dan trauma dengan kecelakaan tersebut.

"Mungkin Theo ini masih panik, makanya masih sembunyi. Nanti, dia pasti akan muncul kalau sudah tenang," katanya.

Theo diharapkan menyerahkan diri ke Polres untuk diperiksa sebagai saksi. Polisi belum berencana untuk menetapkannya sebagai tersangka.

Bus milik Bintang Prima kecelakaan di jembatan Pute, saat melaju dari arah Luwu Utara dengan memuat 34 penumpang. Bus yang melaju menuju Bandara Sultan Hasanuddin tersebut, menghantam pembatas jembatan, Minggu (11/3/2018).

Setelah menghantam pembatas, bus nyaris jatuh ke sungai Pute. Sebagian badan bus berada di atas air dan bagian lainnya, berada di aspal.

Bus berkecepatan tinggi tersebut, hilang kendali saat melintas di lokasi kejadian. Saat melintas, hujan deras juga sementara mengguyur, hingga menyebabkan jarak pandang hanya sekitar dua meter.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved