Kasus Narkoba di Seppang Bulukumba, Kuasa Hukum Terdakwa Tegaskan Klienya Dijebak

Klienya saat ini menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Bulukumba. Agendanya pembacaan eksepsi atau pembelaan

Kasus Narkoba di Seppang Bulukumba, Kuasa Hukum Terdakwa Tegaskan Klienya Dijebak
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Arfa Alis Affa (22) dan Suhardi alias Andika (23) tersangka kasus narkoba. Kedua pelaku ini ditangkap di Dusun Kampung Tengah Desa Seppang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba, Selasa (17/8/2017). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kuasa hukum dua terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan dan pengedaran narkotika jenis sabu, Arfa Alis Affa (22) dan Suhardi alias Andika (23), Syamsul mengaku klienya dijebak.

Ia membenarkan jika klienya saat ini tersangkut kasus narkoba, namun ada pelaku utama yang menjebaknya. Kedua pelaku ini ditangkap di Dusun Kampung Tengah Desa Seppang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba, Selasa (17/8/2017).

Syamsul menyebut orang yang menjebaknya adalah Mandor aman yang seharusnya ikut diperiksa dan harus dijadikan saksi untuk terdakwa satu dan dua.

Ia mengatakan kedua klienya saat ini menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Bulukumba. Agendanya pembacaan eksepsi atau pembelaan terdakwa atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Dalam persidangan, Syamsul menyatakan keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ia menganggap dakwaan JPU keliru.

JPU dinilai terkesan memaksakan dan asal jadi, sehingga sangat menyudutkan kedua klienya. "Ini sungguh menyudutkan dan merugikan klien kami, yang hanya sebagai korban bujuk rayu dari tipu muslihat pelaku lain," kata Syamsul kepada Tribun, Selasa (13/02/2018)

"Kami memohon kepada Majelis Hakim untuk mempertimbangkan mengenai kebenaran tersebut. Dan selanjutnya mengambil keputusan sesuai dengan pasal 156 KUHAP," tuturnya.

Kedua pelaku ini merupakan warga dusun Campagaya desa Malakaji kecamatan Tompo Bulu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Penangkapan kedua pelaku terduga penyalahgunaan dan pengedaran narkotika jenis sabu ini berdasarkan laporan masyarakat. Setelah polisi menerima laporan masyarakat, polisi kemudian melakukan pengintaian, penangkapan serta penggeledahan badan.

Saat polisi melakukan penggeledahan badan, polisi menemukan barang bukti berupa, 2 (Dua ) sachet yang berisi kristal bening yang di duga narkotika jenis shabu dengan berat 10 (Sepuluh) Gram.

Kemudian 2 (Dua) Buah dompet warna hitam, 1 (Satu) Unit HP merk Samsung warna putih, 1(Satu) Buah ATM BRI atas nama Suhardi.

Penangkapan kedua remaja terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu asal kabupaten Gowa ini dipimpin langsung waka polres Bulukumba Kompol Syarifuddin. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help