Mau Ikut Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Toraja Utara? Ini Persyaratannya, Gratis Kok!

Peserta yang ikut bisa mendapatkan Sertifikat Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF), dan Security Awareness Training (SAT).

Mau Ikut Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Toraja Utara? Ini Persyaratannya, Gratis Kok!
risnawati/tribuntoraja.com
Kadis Perhubungan Toraja Utara, Atto Matandung saat kegiatan Musrembang di kantor Camat Buntu Pepasan, Toraja Utara, Senin (12/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong akan mengelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat tahun 2018.

Hal itu diungkapkan Kadis Perhubungan Toraja Utara, Atto Matandung disela kegiatan Musrembang di kantor Camat Buntu Pepasan, Toraja Utara, Senin (12/2/2018).

"Diklat ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dengan memberikan skill serta sertifikat, yang nantinya mampu bekerja di instansi terkait serta dapat bekerja menjadi pelaut," katanya.

Diklat tersebut dikhususkan bagi masyarakat yang kurang mampu dari usia 16-40 tahun dan tidak dipungut biaya sepersen pun alias gratis.

Baca: Selesai Diklat, Pegawai Imigrasi Makassar yang Baru Dituntut Lakukan Ini

Baca: Kapan Sertifikat Diklat Disdik Sulsel Diterbitkan?

Peserta yang ikut bisa mendapatkan Sertifikat Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF), dan Security Awareness Training (SAT).

Bagi masyarakat Toraja Utara yang ingin meningkatkan keterampilan dan kesempatan bekerja, serta tertarik mengikuti diklat dapat mendaftarkan diri di Dinas Perhubungan Toraja Utara.

Ia menambahkan, saat pendaftaran peserta diwajibkan membawa foto copy akta kelahiran tiga rangkap, berijazah minimal SMP atau Sederajat (foto copy dilegalisir 3 rangkap), Surat Keterangan Berbadan Sehat dan tidak buta warna (foto copy 3 rangkap).

Tanda Pengenal/KTP/KK/Surat Keterangan Domisili/ Surat perekaman KTP Sementara (foto copy 3 rangkap), Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan/Desa setempat (foto copy 3 rangkap), Bagi Wanita, tidak sedang dalam keadaan mengandung atau hamil.(*)

Penulis: Risnawati M
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help