Staf Kantor Camat Karossa Mamuju Tengah Terjaring OTT Tim Saber Pungli, Ini Kesalahannya

Pihak kepolisian menyita barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 1,4 juta, sertifikat tanah sebanyak 586 lebar dan satu unit hp samsung lipat.

Staf Kantor Camat Karossa Mamuju Tengah Terjaring OTT Tim Saber Pungli, Ini Kesalahannya
ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Staf Kantor Kecamatan Karossa yang juga mantan pejabat kepala desa di Mamuju Tengah berinisial KK, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres Mamuju.

KK diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) pengurusan sertifikat prona tanah masyarakat dengan memanfaatkan sertifikat gratis dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kasat Reskrim Polres Mamuju, AKP Jamaluddin menuturkan, OTT dilakukan di BTN Cabalu, Dusun Cabalu, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah, Rabu (7/2/2018).

Pihak kepolisian menyita barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 1,4 juta, sertifikat tanah sebanyak 586 lebar dan satu unit hp samsung lipat.

"Uang hasil pembayaran pengambilan sertifikat prona salah satu warga berinial AR. Sertifikat prona program pemerintah yang diberikan kepada masyarakat tanpa biaya," kata Jamaluddin via telepon kepada TribunSulbar.com Kamis (8/2/2018)

Baca: Wow, Tim Saber Pungli Enrekang Keciprat Anggaran Pemkab Rp 225 Juta

"Dari keterangan AR saat diperiksa penyidik, untuk satu sertifikat mereka dipungut biaya Rp 700 ribu bahkan katanya diumumkan di masjid soal besaran biayanya itu," ujarnya menambahkan.

Sedikitnya 100 lembar sertifikat sudah diambil pemilik yang sudah membayar dan sisanya sebanyak 586 lembar yang belum diambil karena belum dibayar.

"Pelaku diancam undang-undang tindak pidana korupsi pasal 12 huruf e dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tutur Jamaluddin.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Mamuju, Jl Ks Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help