Kencing di Objek Wisata Buntu Burake Tana Toraja Bayar Rp 10 Ribu
Plt Kadis Pariwisata Tana Toraja, Rospita Napa Biringkanae angkat bicara soal tingginya tarif toilet liar yang dikelola warga.
Penulis: Risnawati M | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Toilet di Objek Wisata Religi Patung Yesus Buntu Burake, Tana Toraja, dikeluhkan oleh banyak pengunjung.
Sebab, tarif penggunaan toilet sangat mahal, yakni Rp 5 hingga Rp 10 ribu dengan alasan sulitnya pasokan air karena berada di ketinggian.
Toilet ini dikelola warga yang juga membuka warung di area patung tersebut.
Sedangkan toilet yang disediakan Pemkab Tana Toraja, belum digunakan karena belum tersambungnya aliran air.
Plt Kadis Pariwisata Tana Toraja, Rospita Napa Biringkanae angkat bicara soal tingginya tarif toilet liar yang dikelola warga.
"Toilet liar sementara ditertibkan dan kita sedang berupaya memperbaiki fasilitas toilet termasuk menyediakan air bersih," ujar Rospita kepada TribunToraja.com di Gedung DPRD Tana Toraja, Rabu (24/01/2018).