Anggota DPRD Bulukumba Bikin Status Facebook Soal Honorer K2, Begini

Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki menuturkan, pihaknya saat ini sementara berada di KemenPAN-RB.

Anggota DPRD Bulukumba Bikin Status Facebook Soal Honorer K2, Begini
firki/tribunbulukumba.com
Honorer Kategori Dua (K2) beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), datangi Bupati Bulukumba, Senin (22/1/2018). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pengangkatan honorer kategori dua (K2) lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Bulukumba masih belum jelas.

Hal tersebut setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, melakukan kunjungan langsung ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Rabu (24/1/2018).

Kunjungan tersebut untuk mempertanyakan regulasi tentang pengangkatan honorer K2 di Bulukumba, yang hingga saat ini masih mencapai 300 lebih.

Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki menuturkan,  pihaknya saat ini sementara berada di KemenPAN-RB.

"Kami sudah menjalankan tugas kami untuk menyampaikan langsung aspirasi para honorer. Saat ini kita masih menunggu, karena saat ini belum ada regulasi pengangkatan," kata Andi Hamzah Pangki.

Sementara legislator PKB, Fahidin HDK dalam status facebooknya juga mengunggah sebuah status mengenai nasib honorer K2.

Ia mengatakan, bahwa saat ini tidak ada regulasi yang mengatur tentang pengangkatan honorer K2.

"DPR RI bersabda..: Bhw semua honorer K2 akan diangkat secara bertahap...(kemenPAN dan RB , HOAX)
KPAN dan RB mengatakan: tidak ada lagi honorer K2 atau tidak ada lagi pengangkatan kecuali melalui jalur umum...
Definisi K2 adalah mereka yg mendapat SK satu tahun sebelum tahun 2005... 
yang terhormat DPR RI...
Mohon diperjuangkan Nasib honorer dan rubah istilah dan definisi honorer K2....
Merekalah yang lebih nyata dan sungguh sungguh memperjuangkan dan mencerdaskan kehidupan berbangsa sehingga di KAMPUNG2..
Tks." katanya via  status facebook, Fahidin HDK

Sebelumnya, sejumlah honorer K2 lingkup Pemda Bulukumba menemui bupati untuk mempertanyakan pengangkatan mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Aksi protes tersebut dikarenakan beberapa rekan mereka sesama honorer K2 telah diangkat menjadi PNS beberapa waktu tahun lalu. 

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help