TribunTimur/

Begini Penjelasan Kejari Jeneponto Soal OTT 10 ASN

Juga telah diterbitkan surat perintah penyidikan, sehingga tim akam langsung bergerak cepat untuk melakukan penyidikan tindak

Begini Penjelasan Kejari Jeneponto Soal OTT 10 ASN
muslimin/tribunjeneponto.com
Kepala Kejari Jeneponto, Darmukit 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada 10 ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto, Senin (22/1/2018).

Proses penyelidikan berawal dari laporan masyarakat, terkait putusan Bupati Jeneponto tentang penetapan dan pengangkatan guru tetap atau guru non PNS.

"Kami dapatkan informasi adanya oknum yang diduga menyalahgunakan wewenang, dengan meminta sejumlah uang ketika guru-guru akan mendapatkan SK pengangkatan," kata Kajari Jeneponto, Darmukit dalam rilis ke TribunJeneponto.com.

Juga telah diterbitkan surat perintah penyidikan, sehingga tim akam langsung bergerak cepat untuk melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersebut.

"Penyidik yang bekerja dilapangan juga telah mengamankan yang diduga sebagai pelaku, lengkap beberapa dokumen serta barang bukti sejumlah uang yang pada saat ini," tambahnya.

Sedangkan uang yang diduga hasil pelanggaran hukum berjumlah Rp 15 juta untuk hari ini, sebetulnya merupakan hasil yang telah dilakukan sejak hari Kamis lalu.

Juga telah diperiksa pihak-pihak terkait sebanyak 10 orang saksi yang kita mintai keterangan dan dimungkinkan masih banyak lagi, karena dalam SK Bupati ada sekita 1.125 guru tidak tetap.

"Kemungkinan saksi-saksi yang perlu kita mintai keterangan masih banyak. Sedangkan hasil penyidikan sementara diperoleh," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga diperlihatkan sejumlah uang pecahan Rp 100 ribu, dua ampol yang sudah terbuka masing-masing amplop berisi uang untuk SK Bupati dan SK Diknas.

Sejumlah dokumen yang disita pun diantaranya adalah SK Bupati dan SK Kepala Dinas Pendidikan, dengan motif untuk meminta sejumlah uang.

"Yang patut diduga sebagai pelaku pungli baru satu orang yaitu SR (Kepala Seksi PTK SD dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto)," paparnya. 

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help