Yusfikar Jadi Otak Penculikan Balita di Makassar, Keluarga di Barru Tak Menyangka

Meski demikian, Haruna hanya mendoakan agar masalah yang menimpa sepupu dua kalinya itu cepat terselesaikan.

Yusfikar Jadi Otak Penculikan Balita di Makassar, Keluarga di Barru Tak Menyangka
akbar/tribunbarru.com
Keluarga Yusfikar sekaligus Kepala Lingkungan Tuwung, Kelurahan Tuwung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Haruna R Parussengi (49). 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Yusfikar Majid, yang diduga sebagai otak penculikan Balita, Raihanun Mailika Umar (1,5) di Komplek UNM, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) membuat berbagai pihak di Barru tak percaya.

Tak terkecuali, Kepala Lingkungan Tuwung, Kelurahan Tuwung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Haruna R Parussengi (49).

Haruna mengaku masih belum percaya dan tidak menyangka jika Yusfikar menjadi otak atas kasus penculikan Balita tersebut.

Pasalnya, sosok Yusfikar selama ini dikenal ramah dan baik ke masyarakat.

"Saya kenal baik itu anak (Yusfikar), dia itu baik orangnya, suka bantu masyarakat dan tidak pernah kudengar ada masalahnya di kampung sini," kata Haruna, yang juga keluarga Yusfikar itu kepada tribunbarru.com, ditemui di rumahnya di Lingkungan Tuwung, Rabu (10/1/2018).

Haruna pertama kali mengetahui kabar terkait kasus tiga anak itu melalui Sosial Media (Sosmed) Facebook.

"Baru tadi pagi saya tahu itu masalahnya, tapi saya tidak percaya karena infonya kan simpangsiur juga," ujarnya.

Ia pun mengaku baru percaya setelah banyak informasi yang beredar.

"Masyarakat di sini sampai sekarang banyak yang pertanyakan kasusnya, dia kan juga dikenal sering berbaur dan banyak membantu masyarakat, makanya dari mereka juga banyak yang tidak percaya kalau Yus terlibat kasus penculikan," katanya.

Meski demikian, Haruna hanya mendoakan agar masalah yang menimpa sepupu dua kalinya itu cepat terselesaikan.

"Yah kami sebagai keluarga hanya bisa mensupport dan mendoakan supaya cepat selesai masalahnya, karena kasian juga istri sama anaknya kalau seperti itu," tuturnya.

Sebelumnya, Yusfikar yang juga seorang PNS di Barru ditangkap polisi bersama dua rekannya yakni Reza dan Ayu Yuliasri usai menculik Balita di rumah korban di Komplek UNM, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulsel pada Selasa (9/1/2018) pagi.

Ketiganya ditangkap kurang dari 24 jam oleh Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel pada Selasa (9/1/2018) malam.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help