Home »

Barru

Dalang Penculikan Balita di Makassar Dikenal Malas Berkantor, Begini Penjelasan Atasannya

Bahkan dalam sebulan hingga dua bulan, Yusfikar kadang kala tak muncul satu kalipun di kantor.

Dalang Penculikan Balita di Makassar Dikenal Malas Berkantor, Begini Penjelasan Atasannya
akbar/tribunbarru.com
Kabag Risalah dan Perundang-undangan DPRD Barru, Safaruddin. 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Tim khusus (Timsus) Polda Sulsel berhasil menangkap pelaku penculikan Balita Raihanun Malika Umar (1,5) yang tinggal di Kompleks UNM, Makassar, Sulsel Selasa (09/01/2018).

Rupanya, otak dari kasus penculikan Balita di Makassar tersebut berasal dari Kabupaten Barru yakni Yusfikar Majid.

Yusfikar adalah seorang PNS di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barru.

PNS asal Kelurahan Tuwung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru itu menempati posisi Kasubag Risalah dan Perundang-undangan di DPRD Barru.

Baca: Ini Kronologis Penangkapan Penculik Anak di Makassar, Tiga Tim Polda Sulsel Diturunkan

Ia mulai bekerja di DPRD dan langsung menempati posisi atau jabatan Kasubag sejak 31 Desember 2013 lalu.

Menurut Kabag Risalah dan Perundang-undangan DPRD Barru, Safaruddin, Yusfikar dikenal sebagai orang malas berkantor.

Bahkan dalam sebulan hingga dua bulan, Yusfikar kadang kala tak muncul satu kalipun di kantor.

"Ini anak (Yusfikar) sebenarnya kalem dan sopan, hanya saja dia malas masuk kerja," kata Safaruddin kepada tribunbarru, saat ditemui di ruang kantornya di DPRD Barru, Rabu (10/1/2018).

Halaman
12
Penulis: Akbar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help