Ini Tiga Daerah Penguat Ekonomi di Bulukumba
Di kota itu terdapat sejumlah perbankan Pegadaian, dua unit bank yakni Bank BRI dan kantor cabang Bank Mandiri.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA- Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan memiliki kota kecamatan yang memiliki perkembangan yang cukup pesat perekonomiannya.
Kepala Bidang Perdagangan Pemkab Bulukumba Muh Idham menyampaikan bahwa ke ketiga ibukota kecamatan tersebut yang memiliki perekonomian yang maju yakni Tanete yang terletak di Kecamatan Bulukumpa.
Di kota itu terdapat sejumlah perbankan Pegadaian, dua unit bank yakni Bank BRI dan kantor cabang Bank Mandiri. Dan memiliki delapan warung kopi dan cafe. Selain itu memiliki pasar swalayan modern.
Di daerah ini dikenal dengan hasil buminya yang maju seperti cengkih, lada, coklat dan padi serta karet, manggis, rambutan dan durian. Terdapat pula perusahaan perkebunan karet yakni PT Lonsum Estate Balambessie.
Selain di Tanete juga terdapat ibukota kecamatan yang maju di Kassi Kecamatan Kajang. Di daerah ini meski tidak terjangkau dengan jaringan internet PT Telkom tetapi memiliki perkembangan ekonomi yang maju.
Ibukota tersebut dinilai maju karena memiliki lokasi pendaratan ikan terbesar untuk ikan layang di bagian selatan Sulsel.
Kota tersebut memiliki kuliner khas, yakni ikan layang masak ala warga Kassi Kajang. Oleh warga nelayan ini memasarkan ikan masak tersebut hingga ke Ibukota Bulukumba, Sinjai, Malino Kabupaten Gowa hingga ke Kabupaten Bone. Di daerah ini juga berdisi tiga toko swalayan modern.
Demikian juga di Tanaberu, Kecamatan Bontobahari. Kota ini dikenal sebagai kota wisata di semanjung Sulawesi Selatan.
Kota ini maju karena memiliki kawasan industri kapal pinisi dan objek wisata Bira dan Apparalang serta warganya adalah nelayan. Di daerah ini berdiri sejumlah toko swalayan modern dan showroom sepeda motor serta beberapa kantor perwakilan bank.
"Ketiga ibukota kecamatan ini sebagai daerah pendukung perputaran ekonomi yang maju dengan memanfaatkan potensi alamnya masing-masing. Penilaian ini jika dilihat secara langsung di lapangan," Kamis (16/11/2017).
Pihaknya tahun ini telah membangun 12 pasar kecamatan yang dibangun di desa-desa potensial. Tujuannya agar berdirinya pasar itu mampu menggerakan pasar yang merata di tiap kecamatan di Bulukumba, jelas Idham.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bulukumba_20171116_175623.jpg)