TribunTimur/

Hasil Penelitian: Wanita Mulai Tergoda Selingkuh Setelah Menikah 6 Tahun. Bagaimana dengan Pria?

Hasil penelitian ini dianggap penting untuk membuktikan kebenaran akan teori "fase tujuh tahun kritis" dalam sebuah hubungan.

Hasil Penelitian: Wanita Mulai Tergoda Selingkuh Setelah Menikah 6 Tahun. Bagaimana dengan Pria?
via Kompas.com
Ilustrasi selingkuh(AntonioGuillem) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pernikahan yang bahagia tanpa adanya masalah tentu dambaan semua pasangan suami istri. Namun, kata orang, pernikahan tak pernah lepas dari masalah.

Selalu saja ada batu sandungan. Salah satu permasalah dalam rumah tangga adalah perselingkuhan.

Godaan selingkuh bisa dialami siapa saja, tak terkecuali wanita yang sudah bersuami. Titik kritis pada wanita yang sudah menikah terutama terjadi pada usia pernikahan 6-10 tahun.

Yang menarik, ternyata para pria dianggap lebih setia karena keinginan selingkuh seorang pria biasanya baru muncul setelah 11 tahun masa hubungan.

Kesimpulan itu dihasilkan dari penelitian yang melibatkan 423 sampel yang masing-masing mengisi angket berisi pertanyaan tentang pentingnya menahan godaan perselingkuhan. Mereka juga diminta menyatakan kemungkinan selingkuh saat ada kesempatan.

Riset yang dipublikasikan dalam The Journal of Sex Research tersebut menyimpulkan ada beberapa faktor penyebab seseorang menahan diri untuk setia kepada pasangan terkait moralitas dalam masyarakat. Selain itu, takut akan kesendirian juga menjadi penyebab mereka tetap setia kepada pasangannya.

Hasil penelitian ini dianggap penting untuk membuktikan kebenaran akan teori "fase tujuh tahun kritis" dalam sebuah hubungan.

Teori "fase tujuh tahun" ini adalah fenomena yang secara historis mendukung bukti statistik perceraian dan menunjukan bahwa banyak pasangan suami istri berpisah pada periode waktu ini. (*)

Berita ini sudah diterbitkan di Kompas.com dengan judul Wanita Mulai Tergoda Selingkuh Setelah Menikah 6 Tahun

Tahu Suaminya Selingkuh Saat ke Bali, Wanita ini Bikin Panik Penumpang Satu Pesawat

Halaman
12
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help