TribunTimur/

Kartu Seluler Tak Pakai KTP Akan Diblokir 31 Oktober, Ini Komentar Pejabat Bulukumba

Menurutnya, peraturan Kemenkominfo itu sudah sangat tepat karena bisa mengurangi penipuan lewat telekomunikasi.

Kartu Seluler Tak Pakai KTP Akan Diblokir 31 Oktober, Ini Komentar Pejabat Bulukumba
firki/tribunbulukumba.com
Syarifah Kusumadewi Kinanggi 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memperketat proses aktivasi kartu SIM prabayar untuk seluruh operator telekomunikasi.

Pelanggan baru maupun lama wajib mendaftarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP dan nomor kartu keluarga (KK) milkinya.

"Soal registrasi prabayar ini sebenarnya kita terlambat, sudah sejak 2005 atau 12 tahun ada kebijakannya . Saat itu memang belum efektif karena esoksistemnya belum terbentuk," ujar Menkominfo Rudiantara saat bicara di hadapan wartawan, Rabu (11/10/2017).

Menanggapi hal itu, Syarifah Kusumadewi Kinanggi, Kasubag Layanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat, Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Bulukumba, memberikan komentar mengenai hal tersebut.

Menurutnya, peraturan Kemenkominfo itu sudah sangat tepat karena bisa mengurangi penipuan lewat telekomunikasi.

"Saya setuju dengan peraturan tersebut, karena memang setiap saya beli kartu prabayar saya selalu melakukan registrasi menggunakan data asli. Namun, ini harus dilakukan sosialisasi dulu karena banyak yang belum tahu, termasuk saya," tutur Rifah di Ruangan Media Center Pemda Bulukumba, Kamis (12/10/2017)

Perempuan yang punya hobi traveling itu menambahkan, jika kemenkominfo ingin menerapkan peraturan ini, perlu diadakan evaluasi juga kepada pihak provider.

"Nanti harus ada pemerataan harga paket data dong, jadi kartu data (khusus internet) yang di jual di pasaran, itu bisa juga di beli pakai kartu lama, tanpa mengganti kartu lagi," ujarnya

Registrasi ulang kartu prabayar ini akan berahir tanggal 28 Februari 2018.

Dalam rentang waktu 30 hari setelah batas akhir pelanggan belum melakukan registrasi, maka tidak bisa melakukan panggilan dan mengirim sms.

Lalu ditambah waktu 15 hari, jika pelanggan tidak registasi, tidak akan bisa melakukan panggilan, menerima panggilan, SMS, dan internet dimatikan.

pemerintah memberikan waktu 15 hari terahir agar pelanggan melakukan registrasi, namun jika sampai batas tersebut tidak melakukan registrasi maka nomor SIM pelanggan yang bersangkutan akan diblokir.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help