TribunTimur/
Home »

Lutra

Harga Kelapa Sawit di Luwu Utara Turun Jadi Rp 700

Terdiri dari 5.624 hektar tanaman belum menghasilkan, 9.584 hektar tanaman menghasilkan, dan 1.986 hektar tanaman tua.

Harga Kelapa Sawit di Luwu Utara Turun Jadi Rp 700
Chalik Mawardi/tribunlutra.com
Kebun kelapa sawit di Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Luwu Utara semakin turun.

Saat ini, TBS di tingkat pengumpul hanya Rp 700 per kilogram (kg).

"Harga TBS sekarang hanya 700 rupiah," kata Hawa petani sawit di Masamba, Luwu Utara kepada TribunLutra.com, Senin (17/7/2017).

Sementara harga TBS di tingkat pabrik Rp 1.050.

Harga tersebut turun apabila dibandingkan pada bulan Mei 2017.

"Saat itu harga di tingkat pengumpul masih Rp 850, sekarang turun lagi," keluhnya.

Pemerintah setempat mengklaim kelapa sawit sebagai tanaman komersial terbesar kedua di Luwu Utara.

Pada tahun 2015 luas tanaman kelapa sawit di sana mencapai 17.194 hektar.

Terdiri dari 5.624 hektar tanaman belum menghasilkan, 9.584 hektar tanaman menghasilkan, dan 1.986 hektar tanaman tua.

Dengan produksi 231.607 ton TBS. (*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help