Dinas Perdagangan Jamin Minimarket Luwu Timur Tidak Jual Samyang Mengandung Babi

"Sampai hari ini tidak ditemukan berdasarkan hasil pantauan," katanya dihubungi TribunLutim.com, Rabu (21/6/2017).

Dinas Perdagangan Jamin Minimarket Luwu Timur Tidak Jual Samyang Mengandung Babi
ivan/tribunlutim.com
Kepala Dinas Perdagangan Luwu Timur Rosmiaty Alwi 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Luwu Timur jamin produk mi asal Korea mengandung fragmen DNA babi kosong di minimarket.

Produk tersebut diantaranya Samyang (mi instan U-Dong), Samyang (mi instan rasa Kimchi), Nongshim (mi instan Shin Ramyun Black) dan Ottogi (mi instan Yeul Ramen).

Baca: Digrebek Berduaan Wanita, Sudah Sebulan Kadis Pendidikan Luwu Utara Dinonaktifkan

Kepala Dinas Perdagangan Luwu Timur Rosmiaty Alwi mengatakan hasil pantauan di toko dan minimarket produk tersebut tidak ditemukan.

"Sampai hari ini tidak ditemukan berdasarkan hasil pantauan," katanya dihubungi TribunLutim.com, Rabu (21/6/2017).

Februari 2017, Nongshim pernah ditemukan di salah satu minimarket di Kecamatan Malili saat inspeksi mendadak (Sidak) bersama Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam.

Baca: Ini Tips Mudik Aman Kapolres Luwu Timur

"Mulai hari itu, kami tarik produknya dan disampaikan untuk tidak dijual lagi," ucapnya.

Rosmiaty mengingatkan pengusaha ritel di Luwu Timur tidak menjual barang mengandung babi atau tidak punya label halal.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan surat perintah penarikan mie asal Korea tersebut tertanggal 15 Juni 2017.

BPOM menyebut alasan penarikan produk mi asal korea ini karena mengandung fragmen DNA babi.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help