Peresemian Underpass Mandai
Sebelum Ada Underpass, Masyarakat Menderita Selama Enam Tahun
"Sekitar lima tahun sampai enam tahun warga kita terjebak macet sebelum underpass simpang Sayang diresmikan," kata Syahrul.
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sebelum underpass simpang Sayang difungsikan, warga mengeluhkan kemacetan sekitar enam tahun terakhir.
Kemacetan Maros-Makassar setiap hari terjadi. Hal tersebut dikatakan Syahrul saat meresmikan underpass Simpang Sayang tersebut di terowongan underpass Mandai, Minggu (18/6/2017).
Baca: Baru Diresmikan, Underpass Simpang Sayang Langsung Jadi Spot Berfoto Ria
"Sekitar lima tahun sampai enam tahun warga kita terjebak macet sebelum underpass simpang Sayang diresmikan," kata Syahrul.
Baca: Underpass Simpang Sayang Resmi Beroperasi, Dibuka Hingga H+7 Lebaran
Syahrul mengapresiasi Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VI yang mampu merampungkan hampir 100 persen, sebelum arus mudik lebaran.
"Waktu mulai dibocorkan ini terowongannya, Balai Besar Pelaksana Jalan sudah komitmen bahwa H-7 Idulfitri, simpang lima Sayang difungsikan. Ini tepat waktu untuk mudik," ujarya.