PSM Makassar
CEO PSM Minta Sanksi Komdis Jadi Pembelajaran
Sanksi ini diberikan karena Ferdinand dianggap telah melakukan pemukulan terhadap pemain Persela Lamongan Ivan Carlos
Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setelah sebelumnya Komisi Disiplin (Komdis) PSSI hanya mengeluarkan putusan sela, kini keputusan definitf terhadap striker PSM, Ferdinand Sinaga betul-betul sudah diberlakukan.
Dari informasi rilis yang dikirimkan oleh tim media PSSI, Sidang yang berlangsung di kantor PSSI, Gran Rubina Kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta itu dipimpin langsung oleh Ketua Komdis, Asep Edwin, lalu ada Wakil Ketua Husin Umar, dan para anggota yakni Yusuf Bachtiar, Dwi Irianto, Eko Hendro Prasetyo.
Baca: Ferdinand Sinaga Dihukum 4 Laga
Hasilnya, Ferdinand tetap disanksi larangan bermain sebanyak 4 (empat) kali, yaitu pada pertandingan PSM Makassar vs Persija Jakarta, tanggal 30 April 2017, Perseru Serui vs PSM Makassar, tanggal 4 Mei 2017, PSM Makassar vs Arema FC, tanggal 10 Mei 2017, PS, TNI vs PSM Makassar, tanggal 15 Mei 2017 dan denda sebesar Rp.10.000.000.
Sanksi ini diberikan karena Ferdinand dianggap telah melakukan pemukulan terhadap pemain Persela Lamongan Ivan Carlos Coelha, ketika PSM menghadapi Persela di pekan pertama Liga 1.
Baca: Target Munafri di 5 Laga Awal, Baru Tentukan PSM Kejar Gelar Juara
Dengan begini, keputusan sela sebelumnya sudah tidak berlaku lagi, dan Ferdinand dipastikan absen hingga 15 Mei mendatang.
Chief Excecutive Oficer (CEO) PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM), Munafri Arifuddin memandang keputusan Komdis PSSI sebagai sebuah pelajaran berharga bagi Ferdinand, dan semua pemain PSM.
"Saya berharap, hal seperti ini merupakan kejadian yang pertama dan terakhir, " ujar Munafri.
"Tidak hanya di tim PSM saja, tetapi juga di tim-tim lainnya kami berharap tidak terjadi juga, "sambungnya.
Menurut Appi - sapaan akrabnya, mengedepankan sikap sportivitas, dan mampu menjaga emosi di dalam lapangan sangat penting dialakukan oleh pemain, utamanya pemain senior agar pula menjadi contoh baik bagi junior-juniornya.
"Sikap sportif itulah kekuatan yang paling utama, yang harus dimiliki oleh seorang pemain, "jelas Appi - sapaan akrabnya.
Pelatih Robert Rene Alberts pun pasrah strikernya itu absen saat laga lawan Arema (10 Mei) dan PS TNI (15 Mei) nanti.
"Kita harus menerima keputusan ini. Dan bagi Ferdinand, dia seharusnya tahu kalau dia sudah dewasa," ujar Robert, Sabtu (6/5/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/munafri-launching_20170502_232042.jpg)