Home »

Maros

Kerajinan Maros Mejeng di Hotel, Chaidir Syam: Tidak Kalah Kualitasnya

Dekranasda Maros mengikuti Pameran Ekonomi Kreatif Nusantara di Hotel Four Points by Sheraton Makassar.

Kerajinan Maros Mejeng di Hotel, Chaidir Syam: Tidak Kalah Kualitasnya
HANDOVER
Ketua DPRD Maros Chaidir Syam borong kue Baruasa buatan Maros yang merupakan kue tradisional Bugis Makassar di stand Dekranasda Maros saat mengikuti Pameran Ekonomi Kreatif Nusantara di Hotel Four Points by Sheraton Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Maros mengikuti Pameran Ekonomi Kreatif Nusantara di Hotel Four Points by Sheraton Makassar.

Ketua DPRD Maros Chaidir Syam mengaku, rutin ke Makassar selama empat hari terakhir selama pameran tersebut digelar. Dia memantau langsung hasil kerajinan tangan dari Maros yang dipamerkan.

"Saya sengaja ke Makassar selama pameran untuk mengamati satu persatu produk yang ditampilkan oleh peserta Maros," kata Chaidir, Jumat (21/4/2017).

Baca: Ini Penyebab Kelangkaan Pupuk di Maros

Dia puji kerajinan lokal dan produk asli buatan warga Maros yang tidak kalah bersaing dengan produk yang ditampilkan Kabupaten lain.

Baca: VIDEO: Menara Miring Almarkaz Maros Dibongkar, Sekitarannya Masih Jadi Lahan Parkir

Produk yang dihasilkan dari tangan kreatif para pengrajin Maros tidak kalah kualitasnya, sehingga sebagai warga Maros tentunya harus berbangga.

"Apalagi beberapa yang dipamerkan ini khas hanya ada di Maros dan sering dijadikan oleh-oleh bagi warga yang berkunjung, seperti hiasan kupu-kupu atau kue baruasa gula merah dari Panorama Food," katanya.

Chaidir meminta, Dekranasda Maros sebagai wadah pengrajin bisa melakukan pembinaan secara maksimal. Dekranasda harus mampu menambah kemampuan, mengemas prodak serta pemasaran.

"Bahkan jika bisa, nantinya Dekranasda bisa membantu merekomendasikan agar pengrajin yang dibina bisa mendapat bantuan permodalan dari pemerintah maupun swasta," katanya.

Chaidir sempat memborong beberapa bungkus kue Baruasa buatan Maros yang merupakan kue tradisional Bugis Makassar di stand tersebut.

"Kue yang saya beli untuk teman-teman dan keluarga. Mereka harus rasakan enaknya kue buatan Maros. Ini harus dilestarikan," katanya. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help